HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG
- Senin, 25 Oktober 2021
Geser Paradigama Jadi PNS. "Kuliah Adalah Langkah Awal Menjadi Enterpreneur," Kata Wagub
Padang (Minangsatu) - Wakil Gubernur Audy Joinaldy menyebut kuliah bukan hanya sekadar aktivitas untuk menuntut ilmu dan menjadi lulusan terbaik, tetapi merupakan langkah awal menjadi seorang enterpreneur muda dengan meluaskan jaringan dan memupuk soft skill.
"Saat kuliah, peluang untuk menjadi seorang enterpreneur, seorang pengusaha muda itu terbuka luas yaitu dengan aktif berorganisasi guna menambah jejaring atau networking. Kemudian memupuk soft skill seperti comunication skill, cognitive skill hingga organization skill yang sangat dibutuhkan untuk bisa mencapai kesuksesan," papar Wagub. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Pelatihan Kewirausahaan Menghasilkan Mahasiswa Memiliki Star-Up di Gedung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Senin (25/10/2021).
Ia menyebut dibalik faktor kesuksesan itu, IQ ternyata hanya peringkat 20, nilai yang tinggi hanya peringkat 35. Karena itu sangat rugi jika mahasiswa hanya datang ke kampus, belajar lalu pulang lagi. "Kuliah penting untuk mendapatkan informasi baru, pengetahuan baru yang semula kita tidak tahu, tetapi juga untuk memupuk soft skill yang sangat penting," katanya.
Menurutnya saat ini jumlah pengusaha di Indonesia sangat sedikit hanya sekitar 2-2,5 persen dari jumlah penduduk. Indonesia kalah dari Thailand yang sudah 5 persen, Malaysia 6 persen apalagi Singapura yang sudah mencapai dua digit.
Hal itulah yang membuat perekonomian Indonesia bergerak lambat. Untuk memacu pertumbuhan ekonomi setidaknya menurut Audy, 4 persen masyarakat Indoensia harus jadi pengusaha. Peluang itu terbuka sangat lebar untuk generasi muda yang saat ini tengah kuliah dan sudah sangat akrab dengan teknologi, smartphone dan dunia digital.
"Dunia sekarang bergerak kearah digitalisasi sebagai salah satu dampak positif dari pandemi Covid-19, termasuk untuk ekonomi, kesehatan hingga pendidikan. Ini adalah waktu yang sangat tepat bagi millenial yang menguasai teknologi muncul sebagai seorang enterpreneur," ujarnya. Pemikiran tamat kuliah lalu tes dan jadi PNS menurutnya adalah salah satu penyebab rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia. Karena itu dia mengimbau mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif serta segera mengambil langkah untuk menjadi seorang pengusaha muda.
Wagub Audy juga merombak pola pikir bahwa untuk menjadi pengusaha yang paling dibutuhkan adalah modal. Ia menyebut berdasarkan pengalaman dari ratusan perusahaan di dunia, lima faktor sukses itu adalah timing, team, idea, business modal, dan terakhir baru founding. "Uang bukanlah faktor utama, tetapi merupakan faktor paling bawah. Founding itu bisa didapatkan dari networking, silahturahmi. Jadi jangan ragu untuk memulai langkah pertama menjadi seorang pengusaha," katanya.
Ancar-ancar yang perlu diperhatikan bagi pengusaha muda adalah belajar dari banyak kegagalan pihak lain. Start-up mudah didirikan tetapi juga mudah gagal. Rata-rata faktor kegagalan itu karena tidak fokus pada satu usaha hingga sukses dan kelemahan dalam manajerial.
Sementara itu Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Tafdil Husni, SE, MBA mengatakan kampusnya ikut mendorong mahasiswa untuk bisa menjadi enterpreneur bahkan membuka peluang untuk memberikan pendampingan. "Salah satu program pendukunganya adalah magang di perusahaan. Bahkan ada beberapa mahasiswa kita yang lulus seleksi dan magang di BUMN," ujarnya.
Ikut hadir dalam kegiatan itu Wakil Rektor : Dr. Hidayat ST, MT, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Sumbar Hotna Hirawati, Ketua IPEMI Kota Padang Dr. Fitri Majid, Spd. M,Pd, Ketua Akumandiri Sumbar Yulviadi ST, Pendamping UMKM dan Dosen UNP Arif Maulana SE, MM.
Editor : ranof
Tag :#Enterpreneur#Kuliah#Universitas#Bung Hatta#Padang#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PT SEMEN PADANG, UNAND, DAN DLH SUMBAR LATIH PONDOK PESANTREN UBAH SAMPAH JADI BERNILAI EKONOMI
-
BUKU 'KINANTAN MELINTAS ZAMAN' KARANGAN IRWAN SETIAWAN DIBEDAH DI FIB UNAND
-
INISIASI PEMKO DAN DPRD PADANG, PLN UID SUMBAR DUKUNG PROGRAM FASILITAS TOILET SEHAT DI 6 SEKOLAH
-
TERUS BERPRESTASI, GEBY FITRYA ADRIAN RAIH TERBAIK II GURU SMK DEDIKATIF SUMBAR LEWAT INOVASI ‘LEARNING BY FIXING’
-
BANK NAGARI GELAR MTQ DAN LOMBA ADZAN TINGKAT SMP SE-SUMATERA BARAT, WUJUD KOMITMEN PERTUMBUHAN SPIRITUAL DI HUT KE-64
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG