HOME PENDIDIKAN RANTAU
- Kamis, 12 Agustus 2021
Festival "Hatta - Sjahrir" Dua Tokoh Nasional Jadi Inspirasi Membangun Bangsa
Padang (Minangsatu) - Festival Hatta - Sjahrir yang digelar Pemprov Maluku merupakan even inspiratif untuk membangun bangsa dengan mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan antar sesama anak bangsa terutama di masa pandemi yang dikungkung banyak keterbatasan.
"Moh. Hatta dan Sutan Sjahrir adalah dua tokoh bangsa yang memiliki pemikiran yang revolusioner. Karena itu keduanya diasingkan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke Banda Neira. Namun, selama masa pengasingannya dengan banyak pembatasan itu mereka tetap menyuarakan perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui pemikiran dan tulisan mereka," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat pembukaan Festival Hatta-Sjahrir secara virtual dari Padang, Kamis (12/8/2021).
Ia mengatakan Dr. (H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Hatta lahir di Bukittinggi pada tanggal 12 Agustus 1902. Beliau merupakan Wakil Presiden Indonesia yang pertama dan berperan penting dalam memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Adapun Mr. Sutan Sjahrir merupakan tokoh pendiri bangsa yang lahir di Padang Panjang pada tanggal 5 Maret 1909. Beliau adalah seorang intelektual, perintis, dan revolusioner Indonesia yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Indonesia. Kisah perjuangan mereka untuk kemerdekaan Indonesia di tengah banyak keterbatasan adalah inspirasi yang tidak pernah padam untuk membangun bangsa dan negara.
Gubernur Mahyeldi, menyebut dukungan masyarakat Banda Neira yang terbuka dan juga ramah saat masa pengasingan telah menjadi sebuah katalis yang menghubungkan antara Hatta – Sjahrir dengan Banda Neira dan lebih lanjutnya menghubungkan antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Maluku.
"Berlatar dari sejarah kami turut terinspirasi untuk terus menjaga keterjalinan hubungan antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Maluku. Melalui even Festival Hatta – Sjahrir ini, kami berharap untuk dapat menjaga rasa persatuan dan kesatuan antar warga negara Indonesia serta menjalin hubungan kerjasama yang baik di bidang budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Ia berharap melalui penyelenggaraan even tersebut saudara-saudara di Maluku juga bisa lebih mengenal budaya Minangkabau dan tertarik untuk mengunjungi Sumatera Barat dan begitu pun sebaliknya.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Maluku beserta jajarannya atas terselenggaranya Festival Hatta – Sjahrir. Melalui penyelenggaraan even itu diharapkan keteladanan yang ditunjukkan oleh dua tokoh tersebut akan kembali dikenang oleh generasi sesudahnya.
Menurutnya festival itu memiliki nilai strategis karena seiring dengan perkembangan jaman sejarah perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Indonesia seringkali tergerus oleh arus informasi yang semakin hari semakin deras.
Selanjutnya ia juga berharap agar Festival Hatta – Sjahrir ini bisa menjadi even tahunan yang dilaksanakan secara rutin sehingga terjalinnya kerjasama yang saling berkesinambungan antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Maluku.
Festival itu juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, beserta jajarannya, Dr. Meutia Farida Hatta sebagai Keynote Speaker Seminar Nasional Hatta – Sjahrir.
Gubernur DKI Jakarta, Prof. Anies Rasyid Baswedan sebagai Keynote Speaker Seminar Nasional Hatta – Sjahrir, Gubernur Provinsi Maluku Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail, beserta jajarannya.
Para Pemateri atau Narasumber yaitu budayawan Ridwan Saidi, Prof. M. J. Huliselan, Rektor STKIP Hatta – Sjahrir, Para Bupati/Walikota Se-Provinsi Maluku serta Pimpinan Forkopimda Provinsi Maluku.
Editor : ranof
Tag :#Festival Hatta - Syahrir#Pemprov dan Maluku#Dua tokoh Sumbar#Gubernur#ASumbar#Mahyeldi#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANAK-ANAK BELAJAR MENYEMAI BENIH PADI DI SEKOLAH ALAM LUBUK PUSAKO DESA TEBAT PATAH
-
TEGUH SANTOSA : MEDIA SIBER BISA DIJADIKAN RUANG BELAJAR KEDUA OLEH ANAK BANGSA
-
PUTRA SITANANG, AGAM RIFKI CHANDRA UTAMA JADI REKTOR ITBMP PURBALINGGA
-
KONFLIK GURU DAN MURID TERJADI DIMANA MANA, PEMERINTAH DIMINTA SEGERA TURUN TANGAN
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN USULKAN PERPRES TEGAS TATA KELOLA MBG
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG