HOME POLITIK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 25 Juli 2020
Fakhrizal Minta TD Ditelusuri Kembali, Nova Indra: Jadwal Verfak Sudah Selesai
Padang (Minangsatu) - Karena ada sekitar 100 ribu dukungan yang dinyatakan Tidak Ditemui (TD), maka bakal calon gubernur (Balon Gub) Sumatera Barat (Sumbar) dari jalur independen, Fakhrizal, minta supaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menelusuri kembali bukti dukungan buat pasangan calon (Paslon) Fakhrizal-Genius Umar.
“Kami minta yang TD itu ditelusuri lagi. Kalau untuk dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), sudah kami siapkan penggantinya. Jika yang TD ditelusuri lagi, ditambah TMS yang sudah kami siapkan gantinya, kami optimis bisa lolos,” ujar Fakhrizal kepada Minangsatu, Sabtu (25/7).
Permintaan buat menelusuri TD itu kembali, menurut Fakhrizal cukup beralasan, karena sewaktu tim KPU ke lapangan melakukan verfak, bisa saja ada masyarakat yang sedang tidak ditempat. “Tapi jumlah TD yang mencapai 100 ribu ini, kan cukup aneh dan mengejutkan,” ulas mantan Kapolda Sumbar ini seolah-olah mempertanyakan keganjilan itu.
Merasa ada yang aneh itu lah, maka Fakhrizal berencana meaporkannya ke Bawaslu dan DKPP. “Kami akan melapor hari Selasa,” tukasnya.
Terhadap permintaan itu, komisioner KPU Sumbar, Nova Indra kepada Minangsatu, Sabtu (25/7), mengatakan tidak mungkin. "Jadwal verfaknya kan sudah selesai," ujar Nova Indra singkat.
Sementara itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam pleno verfak yang digelar KPU Sumbar, Kamis (23/7), jumlah dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) hanya sebanyak 130.256 dukungan, padahal syarat minimal supaya lolos sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar adalah 316.051 dukungan KTP.
Karena hanya mengantongi 130.256 dukungan yang MS, paslon Fakhrizal-Genius mesti mencari sebanyak 371.590 dukungan KTP lagi, atau dua kali lipat dari 185.795 dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS).
Editor : sc.astra
Tag :#PilkadaSumbar #VerfakPaslonPerseorangan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AKSI BELA PALESTINA DI SUMBAR, RP1,67 MILIAR TERKUMPUL PLUS EMAS DAN PERAK
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN POKIR YANG TIDAK SESUAI DENGAN KEWENANGAN PROVINSI, TIDAK AKAN BISA DIJALANKAN
-
GUBERNUR MAHYELDI UNDANG DUBES PALESTINA HADIR DALAM PUNCAK PERINGATAN HARI JADI SUMBAR KE-81
-
GUBERNUR SUMBAR: KESEPAKATAN KUA-PPAS 2026 DAN 2027 JADI LANDASAN PENGUATAN PEMBANGUNAN DAN PEMULIHAN PASCABENCANA
-
SUMBAR MEMILIKI BANYAK TOKOH NASIONAL, MENURUT MAHYELDI : PEMIKIRAN DAN PENGALAMAN MEREKA TAK TERDOKUMENTASIKAN DENGAN BAIK
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING