HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Jumat, 25 Februari 2022
Dulunya Dangau Kini Jadi Musola Megah
Payakumbuh (Minangsatu) - Ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Jumat (25/2) Musala Nur Hidayah di Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh resmi dibuka untuk jamaah menunaikan ibadah. Saat peresmian tersebut juga berlangsung peringatan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
Wawako Erwin Yunaz menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Payolansek dalam membangun musala nan cantik dan nyaman itu. Dia mendoakan semoga apa yang diwakafkan oleh pemilik tanah menambah rezeki dan keberkahan dari Allah SWT.
"Jujur peresmian musala hari ini membuat kami terharu, karena berselang beberapa jam sebelum peresmian musala ini, Kabupaten Pasaman Barat dilanda bencana gempa bumi yang dahsyat berkekuatan 6,2 skala richter. Ada banyak orang kehilangan tempat tinggal, serta rumah ibadah rusak, mari kita doakan semoga saudara kita diberikan ketabahan oleh Allah SWT," kata Erwin.
Erwin juga menambahkan, dampak gempa yang datang menjelang waktu salat Jumat tentu membuat makhluk Allah di atas bumi takut, mengingatkan betapa maha kuasanya Sang Khaliq.
"Mungkin ini cobaan yang datang dari Allah SWT. Jangan sampai kita menjadi umat yang tidak takut dengan azab dan laknatullah. Musibah hari ini adalah peringatan buat kita semua," kata Erwin.
Erwin juga mengajak masyarakat agar menjadikan peringatan yang dahsyat dari Allah ini sebagai pengingat menjaga semangat umat, apalagi bulan puasa semakin dekat, disambut dengan saling memaafkan antar sesama.
"Kami pun memohonkan beribu maaf, saling memaafkan lahir dan batin sesama kita," kata Erwin.
Sementara itu, inisiator pembangunan Musala Nur Hidayah ini, yakni Syahril selaku ketua pengurus musala menyampaikan musala ini dibangun selama kurang lebih selama setahun. Ia mengatakan, awalnya di lokasi pembangunan musola itu adalah dangau untuk menompang shalat orang yang balik dari sawah, namun karena niat orang tua terdahulu dan kuatnya keinginan bersama untuk punya rumah ibadah, maka akhirnya hari ini bisa terwujud menjadi musala.
"Alhamdulillah, hari ini bisa diresmikan," ujarnya haru.
Diketahui, ternyata tanah pembangunan musala ini merupakan milik orang tua laki-laki dari Anggota DPRD Kota Payakumbuh Zainir. Kepada media Zainir menyampaikan tanah ini atas kesepakatan keluarga diwakafkan untuk pembangunan musala.
"Kita bersyukur kepada Allah, bagaimana melanjutkan usaha orang tua untuk menyambung silaturahmi dengan sesama, dulu orang tua membuat dangau, dipakai orang numpang salat disana pada tahun 80an, sekarang sudah berdiri jadi musala. Kami tentu merasa bangga dan juga ucapkan terima kasih kepada donatur dan adik kami Syahril, bersama dengan kawan-kawannya yang pergi naik haji dulu ikut membantu pembangunan musala ini," kata Zainir, Politikus PKB itu.
Musala Nur Hidayah Kelurahan Payolansek berdiri di atas tanah seluas 392 meter persegi. Saat peresmian tersebut ceramah agama diisi oleh penceramah Ustaz Zuldaswar.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekwan Yon Refli, Lurah Payolansek Amiruddin, Ketua LPM Nofriadi, serta tokoh masyarakat Syukri Yusuf.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAKNAI IDUL FITRI 1447 H, YBM PLN UP3 PAYAKUMBUH SALURKAN BANTUAN RP32 JUTA UNTUK TPQ ISTIQLAL, PERKUAT PENDIDIKAN GENERASI QUR’ANI DI LIMA PULUH KOTA
-
HMI DAN KHMI PAYAKUMBUH-LIMA PULUH KOTA HARAP KEPALA DAERAH BERINTEGRITAS DAN BERMORAL
-
PENGURUS PRAMUKA PAYAKUMBUH SALURKAN PULUHAN PAKET SEMBAKO
-
MASJID MUSAFIR PAYAKUMBUH JADI MASJID RAMAH PEMUDIK DI KOTA PAYAKUMBUH
-
WALI KOTA ZULMAETA BUKA PUASA BERSAMA NINIAK MAMAK DAN BUNDO KANDUANG 10 NAGORI PAYAKUMBUH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK