HOME EKONOMI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Sabtu, 9 Desember 2017
DPRD Sumbar Dorong Percepatan Pembangunan Trans Mentawai
Mentawai, (minangsatu) – DPRD Sumatera Barat mendukung percepatan pembangunan Trans Mentawai, yang telah dijanangkan dan menjadi program unggulan Bupati Kepulaua etawai Yudas Sabaggalet sejak tahun 2011.
Anggota DPRD Sumbar, Saidal Masfudin menyebutkan pembangunan infrastruktur jalan atau Trans Mentawai dibutuhkan sebagai koneksitas di daerah kepulauan dan juga dapat meningkatkan dan membantu kelancaran infastruktur pembangunan lainnya, baik itu pembangunan pelabuhan udara maupun pelabuhan laut untuk mempercepat akses kemajuan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kita sepakat mempercepat pembangunan Trans Mentawai. Ini untuk koneksitas tentunya didaerah kepulauan dan dapat menunjang kelancaran pembangunan infrastruktur lainnya,” kata Saidal Masfudin bersama rombongan DPRD Sumbar Dapil 8 saat mengunjungi Mentawai, Jumat (08/12).
Dibagian lain Saidal mengatakan, kunjungan DPRD Sumbar ke Mentawai juga terkait dengan masalah peningkatankualitas pendidikan di Mentawai sekaligus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk para tenaga pendidik yang masih berstatus sebagai guru honor, “ meningkatkan kualitas pendidikan merupakan tugas utama bagi pemerintah, bagaimana membangun suatu daerah kalau sumber daya manusia nya rendah,Jadi, kita juga mendorong tentu agar ke depan sesuai dengan EPJP ingin menjadikan daerah terkemuka yang berbasis SDM,” ujarnya.
Saidal lebih lanjut mengatakan tahun 2017 pemerintah provinsi telah menganggarkan dana RP. 14 miliar, dan untuk Mentawai diberikan anggaran sebesar Rp. 2 miliar yang difokuskan pada pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas untuk menghadapi UNBK.
” anggaran untuk pengadaan program UNBK ini diusulkan sebesar Rp.32 miliar pada tahun 2018, dan nantinya dibagi untuk 19 kabupaten/kota se Sumbar, kita harapkan Mentawai mendapat dan kita juga berharap dinas pendidikan dapat melakukan lelang lebih awal,” ujarnya.
Saidil juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap elektrifikasi di Mentawai, yang tidak mampu memanfaatkan dana DAK sebesar Rp15 miliar. Hal itu, kata Saidal tentu berdampak dan merugikan masyarakat Mentawai itu sendiri. Menurutnya, kondisi elektrik di Mentawai terserap hanya 48 persen. Sementara, masih ada tersisa 52 persen lagi yang belum dinikmati masyarakat Mentawai. (rd)
Editor :
Tag :#trans mentawai #dprd sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR LEPAS EKSPEDISI RUPIAH BERDAULAT 2026 KE KEPULAUAN MENTAWAI
-
DI BERITAHUKAN KEPADA SELURUH NASABAH BNI
-
SEMARAK, BANK NAGARI CABANG MENTAWAI GELAR PROGRAM NAGARI MEKAH
-
DPRD MENTAWAI KUNJUNGI BPKD SOLOK SELATAN
-
MEMASUKI BULAN RAMADHAN,HARGA BAHAN MAKANAN DI TUAPEJAT STABIL
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN