HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG

  • Rabu, 3 September 2025

Dorong Program “Satu Rumah, Satu Tahfiz”, Wako Hendri Sulap Musala Rudin Wako Jadi Rumah Tahfiz

Pelajar Padang Panjang saat ikuti Tahfiz Alquran di mushalla rumah dinas Wali Kota.
Pelajar Padang Panjang saat ikuti Tahfiz Alquran di mushalla rumah dinas Wali Kota.

Dorong Program “Satu Rumah, Satu Tahfiz”, Wako Hendri Sulap Musala Rudin Wako Jadi Rumah Tahfiz

Pd.Panjang (Minangsatu)
- Untuk melahirkan generasi Alqurani di Kota Panjang yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah. Wali Kota Hendri Arnis luncurkan program Satu Rumah, Satu Tahfiz. Bahkan,untuk menunjang program tersebut Wako Hendri sulap pendopo rumah dinasnya, sebagai lokasi bagi anak anak untuk belajar Tahfiz.

Hal tersebut diungkapkan Wako Hendri Arnis yang turut didampingi Wawako Allex Saputra, Selasa (2/9/2025) kemaren malam pada Minangsatu.com. Kita menargetkan sebanyak 500 peserta berasal dari pelajar se- Kota ini. Termasuk pelajar dari wilayah interland Batipuh X Koto, terang Hendri.

Besar harapan kita, bagaimana semua pelajar di kota ini mampu membaca dan mendalami isi kandungan Alquran secara baik. Jika ini dapat kita wujudkan, tentu akan memudahkan kita melahirkan qori/ qoriah siap mewakili Padang Panjang diberbagai tingkat ajang lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an/ MTQ, lanjut Hendri.

Wako Hendri menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, musala yang sebelumnya hanya dipakai untuk kegiatan ibadah kini berfungsi sebagai wadah untuk menempa ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an.

Hendri juga menegaskan, kegiatan ini gratis dan terbuka untuk masyarakat. “Silakan kirimkan anak-anak kita untuk ikut. Tidak dipungut biaya apa pun. Kegiatan berlangsung setiap Senin sampai Jumat, pukul 17.00–20.00 WIB,” tambahnya.

Sementara Wakil Wali Kota, Allex Saputra yang menambahkan, program ini sebagai langkah nyata Pemerintah Kota dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an di Padang Panjang.

“ Jika sebelumnya musala berada dikomplek dipendopo rumah dinas kurang aktif, kini telah berubah menjadi rumah tahfiz. Ini adalah komitmen Pak Wali untuk membaur dengan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali semangat melahirkan hafiz dan hafizah di kota kita,” kata Allex.

Salah seorang guru tahfiz yang mengikuti kegiatan ini juga menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada Pak Wali dan Pak Wawako yang telah mengaktifkan kembali program ini. Insyaallah, kegiatan ini akan menjadi amal jariyah dan meningkatkan semangat warga untuk mendalami Al-Qur’an,” ujarnya. (Asril Dt Pangulu Batuah).


Wartawan : Asril Dt Pangulu Batuah
Editor : melatisan

Tag :#Rumah Tahfiz

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com