HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG
- Sabtu, 11 Desember 2021
Dorong Kemandirian, Menteri Desa Hadiri Launching Program Pengembangan SDM Di Unand
Padang (Minangsatu) - Nagari Development Center (NDC) mengundang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Mendes PDTT RI) Dr. (HC) Drs. A. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., dalam acara Launching Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan di Convention Hall (CH) Unand, Sabtu (11/12).
Kegiatan yang juga dilaksanakan secara online ini mengundang lebih dari 200 wali nagari/kepala desa yang ada di Sumatera Barat.
Direktur utama (Dirut) NDC Dr. Ir. Eri Gas Ekaputra M.S, menyampaikan bahwa NDC merupakan lembaga yang lahir atas kepedulian terhadap perkembangan desa/ nagari, baik melalui Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM).
"Sebetulnya pakar di Sumatra Barat hari ini kebanyakan dari mereka dulunya adalah anak desa/nagari. Jadi akan lebih baik kalau mereka kembali ke desa/nagarinya masing-masing dan berperan sebagai mitra intelek. Sehingga program smart village yang dicanangkan NDC dapat terwujud," jelasnya.
Audi Joinaldy, Wagub Sumbar yang juga hadir mendampingi Mendes melalui sambutannya menyampaikan bahwa salah satu sektor yang dapat mempercepat kemajuan wilayah desa/nagari adalah pariwisata.
"Melalui sektor pariwisata, kita bisa menjadikan suatu wilayah khususnya desa/ nagari di Sumatra Barat menjadi wilayah yang mandiri secara ekonomi," tuturnya.
Kegiatan launching pengembangan SDM masyarakat desa kali ini ditandai dengan penanda tanganan perjanjian kerja sama oleh Universitas Andalas, antara Wakil Rektor IV Universitas Andalas Dr. Hefrizal Handra, M. Soc., dengan Ses BPSDM Kemendes PDTT Jajang Abdullah S.Pd., M.Si.
Kemudian Universitas Lancang Kuning antara Ketua LPPM DR. Jeni Wardi, SE., M.AK.,AK.,CA., ACPA., dengan Ses BPSDM Kemendes PDTT Jajang Abdullah S.Pd., M.Si.
Selain itu juga dilakukan Launching Sarjana Desa/Nagari berupa Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa/Nagari mencapai Jenjang S1, S2 dan S3 di Universitas Andalas. Ditandai dengan pemasangan baju almamater kepada salah satu Wali Nagari yang mengikuti Program Doktoral di Universitas Andalas oleh Menteri Desa PDTT. Dalam hal ini adalah Zul Arfin, S.Sos., M.M., sebagai Wali Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam
Sebelum acara ditutup, Mendes PDTT RI Dr. A. Halim Iskandar, menyampaikan bahwa setiap desa/nagari harus maju sesuai dengan kearifan lokalnya masing-masing. Upaya menjadi desa/nagari mandiri harus terus digalakkan. "Kita harus berkembang dan maju. Terlebih di bidang ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM), kita harus mandiri", ungkapnya.
"Alokasi dana desa harus tepat. Apabila pendanaan tepat, maka desa/nagari mandiri yang diimpikan pasti dapat terwujud. Kalau kemandirian desa/nagari terwujud, angka kemiskinan yang menjadi problem dari tahun ke tahun InsyaAllah akan teratasi," tambahnya dalam memberikan semangat kepada kepala desa/wali nagari yang hadir.*
Editor : Benk123
Tag :#unand
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BUKU 'KINANTAN MELINTAS ZAMAN' KARANGAN IRWAN SETIAWAN DIBEDAH DI FIB UNAND
-
INISIASI PEMKO DAN DPRD PADANG, PLN UID SUMBAR DUKUNG PROGRAM FASILITAS TOILET SEHAT DI 6 SEKOLAH
-
TERUS BERPRESTASI, GEBY FITRYA ADRIAN RAIH TERBAIK II GURU SMK DEDIKATIF SUMBAR LEWAT INOVASI ‘LEARNING BY FIXING’
-
BANK NAGARI GELAR MTQ DAN LOMBA ADZAN TINGKAT SMP SE-SUMATERA BARAT, WUJUD KOMITMEN PERTUMBUHAN SPIRITUAL DI HUT KE-64
-
BIKIN BANGGA! 3 SISWA SMK SEMEN PADANG BORONG JUARA LKS 2026
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG