HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 24 April 2025
Disnakerperin Payakumbuh Gelar Pelatihan Ecoprint
Disnakerperin Payakumbuh Gelar Pelatihan Ecoprint
Payakumbuh (Minangsatu) - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh melalui Bidang Perindustrian menggelar kegiatan Pelatihan Ecoprint sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang industri kreatif berbasis lingkungan.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan lanjutan bagi pelaku industri rumahan agar mampu menciptakan produk yang inovatif, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis tinggi.
Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh Ny. Yeni Elzadaswarman di Aula Disnakerperin, Selasa (22/04/2025).
Dalam sambutannya, Yeni menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya pelatihan yang dinilai selaras dengan visi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Ecoprint tidak hanya memperkenalkan teknik pewarnaan alami, tetapi juga mengangkat potensi lokal serta mendukung prinsip ekonomi berkelanjutan. Saya berharap pelatihan ini dapat menjadi awal tumbuhnya usaha baru di kalangan masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang ingin mandiri secara ekonomi,” kata Yeni.
Ecoprint sendiri merupakan teknik pencetakan kain menggunakan pewarna alami yang diperoleh dari dedaunan, bunga, dan bagian tanaman lainnya.
Proses ini tidak hanya minim dampak terhadap lingkungan, tetapi juga memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama, Widdiyanti dari Canting Buana, praktisi dan pelaku usaha ecoprint nasional yang telah berpengalaman membimbing komunitas perajin di berbagai daerah.
Sementara itu, Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Yunida Fatwa, menyampaikan bahwa pelatihan ecoprint ini merupakan salah satu program unggulan yang sejalan dengan upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat, khususnya di sektor industri kecil dan menengah.
“Tujuan dari pelatihan ini bukan semata untuk melatih keterampilan teknis, tetapi juga memberikan wawasan kewirausahaan, sehingga para peserta dapat mengelola produk mereka menjadi usaha yang berkelanjutan dan kompetitif di pasaran,” ujarnya.
Ke depan, Disnakerperin Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelatihan-pelatihan sejenis yang menekankan aspek inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.
"Dengan begitu, geliat industri kreatif di Payakumbuh diharapkan mampu tumbuh secara inklusif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut dijelaskan Kabid Perindustrian Elya Harmi, pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini merupakan lanjutan dari pelatihan dasar yang telah dilakukan sebelumnya.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahan alami, teknik pembuatan motif ecoprint yang artistik, hingga pengembangan produk seperti tas, jilbab, syal, dan home decor berbahan dasar ecoprint.
"Pelatihan ini juga memberi ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi identitas visual lokal melalui motif-motif khas daerah, sehingga bisa menjadi ciri khas produk ecoprint Payakumbuh,” ucapnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang sebagian besar merupakan pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, dan anggota kelompok usaha perempuan.
Salah satu peserta Roni Fitra, mengaku senang bisa kembali mengikuti pelatihan lanjutan setelah sebelumnya mengikuti pelatihan dasar ecoprint tahun lalu.
“Dulu saya baru mengenal dasarnya, sekarang jadi tahu bagaimana membuat produk yang punya nilai jual. Saya ingin menjadikan ini sebagai usaha rumahan yang bisa menambah penghasilan,” pungkasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Pemko Payakumbuh #Pelatihan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KOTA PAYAKUMBUH PERKUAT PENGURANGAN SAMPAH DAN FOKUS PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIMĀ
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH GELAR APEL SIAGA DAN PERALATAN UNTUK PASTIKAN KEANDALAN LISTRIK JELANG IDUL ADHA 1447 H
-
PEMKO PAYAKUMBUH TERIMA OPINI WTP DARI BPK 12 KALI BERUNTUN
-
PEMKO PAYAKUMBUH AKUI BUTUH MASUKAN KRITIS DARI MAHASISWA
-
TEGAS, WALI KOTA ZULMAETA: PERAN DAMKAR DAN SATPOL PP STRATEGIS DI TENGAH MASYARKAAT
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA