HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Jumat, 19 Maret 2021
Dharma Wanita Unand Kunjungi Sentra IKM Kota Payakumbuh
Payakumbuh, (Minangsatu) - Pusat Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh yang terletak di Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara mendapat kunjungan dari Persatuan Dharma Wanita Universitas Negeri Andalas (Unand), Rabu (17/3). Kedatangan itu untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan anggota organisasi ibu-ibu itu.
Dharma Wanita Unand ke Payakumbuh sengaja mengunjungi 3 lokasi, seperti UPTD Sentra Randang di Kecamatan Payakumbuh Utara, Kampung Randang di Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, dan Pusat Sentra Tenun Balai Panjang yang berada di Kecamatan Payakumbuh Selatan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Wal Asri diwakili Sekretaris Disnakerin Andiko Jumarel didampingi Kepala UPTD Sentra IKM Randang Novit Ardy dan jajaran mengajak rombongan tamu DW Unand ke Galeri The City Of Randang, tempat marketnya Sentra IKM Randang dan hasil produksi dari IKM-IKM binaan Disnakerin Kota Payakumbuh.
"Didalam galeri ini semua hasil olahan IKM ada disana, ada 9 jenis randang yang kita pajang di atas rak, dan juga ada makanan ringan berbahan dasar ubi, ditambah hasil kerajinan tenun dan juga hasil kerajinan sulaman ada disini," jelas Andiko.
Andiko memberikan tamu-tamunya itu penjelasan serba-serbi seputar randang dan marandang dan bagaimana prosesnya di dapur produksi Sentra IKM. Tampak ibu-ibu itu kagum melihat tampilan yang terpajang di dalam ruangan dan lemari. Selama berkunjung setiap tamu tetap dilakukan Protokol Kesehatan Covid-19. Pertama datang, tamu diwajibkan untuk 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.
Dikonfirmasi via media elektronik, ketua rombongan DW Unand Enifita Djinis menjelaskan tujuan kedatangannya bersama DW Unand ke Kota Randang adalah dalam rangka kunjungan kerja, untuk menambah wawasan anggota DW dalam bidang produk-produk UMKM.
"Merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa berkunjung ke Sentra IKM Randang Payakumbuh, terlebih bisa melihat lebih dekat lagi proses pembuatan berbagai macam rendang serta proses pembuatan tenun. IKM di Payakumbuh cukup berkembang mulai dari kerajinan, hingga berbagai macam kuliner. Hal ini telah menempati tempat tersendiri di hati masyarakatnya," tegas Enifita.
Enifita berharap nantinya DW Unand bisa bekerjasama dengan UPTD Randang dan IKM -IKM yang ada di Kota Payakumbuh dalam program pengembangan dan memasarkan produk UMKM Sumatera Barat.
"Apalagi rendang sebagai salah satu makanan tradisional kebanggaan urang minang. Melalui koperasi DW Unand produk-produk UMKM akan dipasarkan didalam lingkungan civitas Universitas Andalas Sumatera Barat. Kami sangat berharap koperasi Dharma Wanita bisa melakukan kerjasama dengan UPTD Rendang dan pengusaha produk lokal di Kota Payakumbuh," ulasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH SERAHKAN BANTUAN ATENSI SENTRA ABISEKA PEKANBARU
-
MAKNAI IDUL FITRI 1447 H, YBM PLN UP3 PAYAKUMBUH SALURKAN BANTUAN RP32 JUTA UNTUK TPQ ISTIQLAL, PERKUAT PENDIDIKAN GENERASI QUR’ANI DI LIMA PULUH KOTA
-
HMI DAN KHMI PAYAKUMBUH-LIMA PULUH KOTA HARAP KEPALA DAERAH BERINTEGRITAS DAN BERMORAL
-
PENGURUS PRAMUKA PAYAKUMBUH SALURKAN PULUHAN PAKET SEMBAKO
-
MASJID MUSAFIR PAYAKUMBUH JADI MASJID RAMAH PEMUDIK DI KOTA PAYAKUMBUH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK