- Minggu, 27 Maret 2022
Cuaca Panas, 2,5 Hektar Lahan Warga Di Tanjung Mutiara Dilalap Si Jago Merah
Agam (Minangsatu) - Seluas 2,5 hektar lahan sawit warga di Sungai Sirah, Nagari Persiapan Durian Kapeh Darussalam Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dilalap si jago merah Minggu, (27/3/2022). Hal tersebut dipicu akibat cuaca panas yang melanda wilayah setempat.
"Akibat cuaca panas, lahan sawit seluas 2,5 hektar di Nagari Persiapan Durian Kapeh terbakar. Api dengan cepat menjalar karena area perkebunan dipenuhi tumbuhan kering," ungkap Kapolsek Tanjung Mutiara melalui Bhabinkamtibmas Tiku Utara, Brigadir Tornado.
Dijelaskan, lahan sawit tersebut diantaranya milik Son, (35) seluas 2 hektar dan Jonazir, (65) setengah hektar. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kebakaran ditangani sejumlah pihak diantaranya, Damkar dan Satgas BPBD Agam, Damkar Padang Pariaman, jajaran Polsek Tanjung Mutiara serta masyarakat setempat. "Saat ini, sejumlah pihak masih melakukan proses pemadaman api dan upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran lahan di kawasan itu," ulasnya.
Editor : ranof
Tag :#Kebakaran lahan sawit #Agam #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI JORONG TARUYAN, BKSDA LAKUKAN PENANGANAN LAPANGAN
-
KABAR DUKA, BUDAYAWAN MINANGKABAU YUS DATUAK PARPATIAH MENINGGAL DUNIA
-
PWRI SUMBAR SERAHKAN PAKAIAN BARU UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR KABUPATEN AGAM
-
RELAWAN PMI AGAM DAN BUKITTINGGI POMPA SEMANGAT WARGA BERGORO
-
TRAGIS, PERJALANAN WANITA ASAL PEKANBARU BERAKHIR DI DANAU MANINJAU, POLISI DUGA BUNUH DIRI
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN