HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Selasa, 5 Mei 2020
Bupati Sutan Riska Motivasi Warga Yang Sedang Isolasi Di SKB
Dharmasraya (Minangsatu) - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Rahmadian S, serta tim gugus Covid-19 Kabupaten Dharmasraya berikan suport dan motifasi kepada 9 orang pasien postif Covid-19 sedang menjalani isolasi di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Senin (4/5).
Saat kunjungan itu, Sutan Riska juga memberikan Vitamin, Susu, Snack, Roti, Sirup, serta berbagai makanan mengandung gizi lainnya, untuk pasien Positif Covid-19, agar dapat meningkatkan imun tubuh, sehingga mereka cepat pulih dan terbebas dari virus menakutkan ini.
Sutan Riska saat itu mengatakan kepada warga terpapar virus Corona, agar selalu sabar dan tetap berjuang dalam memerangi penyakit dalam tubuh, agar kembali sehat seperti sedia kala.
"Adapun yang perlu menjadi catatan, dan ditanamkan didalam hati, bahwa penyakit menimpa keluarga kita ini, bukan sebuah aib, namun musibah yang datangnya tidak dikehendaki. Maka dari itu, ini merupakan sakit dan derita bagi kita bersama," sebut Sutan Riska.
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Dharmasraya dr. Rahmadian. S, juga merupakan Kadiskes Dharmaraya juga menambahkan bahwa, sebanyak 13 orang warga Dharmasraya saat ini positif Covid-19, sebanyak 9 orang sedang menjalani Isolasi di Gedung SKB. Sedangkan 4 orang lagi, sedang melakukan isolasi mandiri di rumah mereka dengan pengawasan ketat.
Adapun dari 9 orang melakukan isolasi di gedung SKB, 4 orang sudah menjalani isolasi selama 9 hari. Sedangkan 5 orang lagi sudah menjalani isolasi selama 4 hari.
"Bagi pasien yang sudah menjalani isolasi selama 9 hari, pihak Gugus juga telah mengambil sample Swab Tes ulang, dan telah dikirim ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang. Mudah-mudahan hasil nya nanti negatif," kata dr. Rahmadian, di aminin Sutan Riska.
Ia juga menambahkan, demi meningkatkan imun tubuh warga sedang terpapar Covid-19 di SKB ini, disamping mengkonsumsi makan bergizi, mereka juga melakukan kegiatan olahraga, seperti bola kaki, badiminton, tenis meja, lari pagi, dan berbagai kegiatan olahraga lainnya, hingga berjemur. Terpenting lagi, mereka tidak pernah alpa dalam melaksanakan tadarus, untuk berdoa kepada Allah SWT, agar segera sembuh.
Saat itu dr. Rahmadian juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Dharmasraya agar selalu patuh dalam menjalankan menjalankan protokol kesehatan, dengan seringkali melaksanakan Cuci tangan pakai sabun ( Lebih efektif dan efisien dibanding hand sanitizer) Wajib pakai masker, Jaga jarak 1,5 meter, hingga 2 meter, dengan irang lain.
"Dalam hal ini, lebih baik kita menganggap diri pribadi terpapar Covid19, sehingga dalam menjalankan protokol kesehatan jadi bagian keseharian," tegas Rahmadian.
Ia juga menambahkan, agar warga tetap sabar untuk tidak keluar rumah. "Apabila aturan itu ditaati, maka insya Allah pandemi Covid-19 akan selesai dalam jangka waktu 2, hingga 3 pekan kedepan," pungkasnya.
Editor : sc.astra
Tag :#isolasi #skb #dharmasraya
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEPULUH TAHUN MENUMPANG, SITI AKHIRNYA DAPAT BANTUAN BEDAH RUMAH DARI GUBERNUR MAHYELDI
-
KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT HANGAT KEDATANGAN PERDANA BUS GRATIS PULANG BASAMO 2026
-
WAKILI KAPOLDA SUMBAR, KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT KLOTER PERTAMA PERANTAU PULANG BASAMO TAHUN 2026
-
DISAAT PERSONIL POLRES DHARMASRAYA TURUN KE JALAN, 200 PAKET TAKJIL DIBAGIKAN KEPADA WARGA
-
ANGGOTA DPRRI ANDRE ROSIADE SERAHKAN SATU UNIT AMBULANCE DAN 5.000 PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA DHARMASRAYA
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK