HOME OLAHRAGA KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Minggu, 7 November 2021
Bupati Rusma Yul Anwar, Buka "Alek Gadang" Buru Babi Dari 7 Provinsi Di Laban IV Jurai, Pessel
Painan (Minangsatu) - Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, membuka acara alek gadang buru babi yang dilaksanakan Persatuan Buru Babi (Porbi) Pesisir Selatan, di Bukit Laban, Kecamatan IV Jurai, Minggu (7/11/2021).
Pembukaan acara tersebut ditandai dengan melepas anjing buruan di Bukit Laban bersama tuo buru lainnya.
Buru babi diikuti oleh peburu dari tujuh provinsi yaitu Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Pakanbaru (Riau), Aceh dan juga datang dari Sumedang Jawa Barat.
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, mengharapkan dengan adanya acara buru babi ini dapat meningkatkan hubungan silaturrahmi sesama anggota Porbi dari berbagai provinsi. "Buru babi tidak hanya sekedar hobi tapi juga bermanfaat untuk mempererat silaturahmi antara sesama," kata bupati. Olah raga buru babi banyak manfaatnya. "Buru babi dapat membantu petani dalam memberantas hama babi," kata bupati.
Selain itu, buru babi juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata. "Mari kita manfaatkan even buru babi untuk mempromosikan pariwisata," tambahnya.
Editor : ranof
Tag :#Buru babi#Berantas hama#7 provinsi#Laban IV Jurai#Pesisir Selatan#Sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SAMBUT ERA BARU OLAHRAGA PESISIR SELATAN: KEPENGURUSAN BARU, TARGET PRESTASI MAKSIMAL!
-
GUBERNUR MAHYELDI AKAN GELAR TURNAMEN SEPAK BOLA PIALA GUBERNUR PELAJAR SMK DAN SMA DI SUMBAR TAHUN 2024
-
BUPATI PESSEL RUSMA YUL ANWAR, BUKA KEJURKAB TAEKWONDO BUPATI CUP I
-
PENGCAB TAEKWONDO PESSEL GULIRKAN PIALA BUPATI CUP
-
FESTIVAL LANGKISAU, AJANG PEMANTAPAN PARALAYANG RAIH EMAS PON PAPUA
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL