HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 16 April 2020
Bungkam Coronavirus! Di Payakumbuh, Rumah ODP Dipasang Sticker Selama 14 Hari
Payakumbuh (Minangsatu) - Beberapa waktu lalu Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menerapkan aturan bagi setiap ada warga kota yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), maka Pemko akan memasangkan sebuah sticker di rumah ODP tersebut. Namun pemasangan sticker ini batas waktunya 14 hari, kalau sudah 14 hari maka sticker itu akan dicabut.
Rades (26) warga kelurahan Sicincin Kecamatan Payakumbuh Timur beberapa waktu lalu pulang dari Jakarta dan berstatus ODP selama 14 hari, sehingga sticker ODP pun dipasangkan Pemko di rumahnya. Namun setelah melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari, kini sticker ODP tersebut dicabut Pemko dari rumah Rades.
Lurah Sicincin yang diwakili Kasi Kesos dan Ekbang Novit Ardy mengatakan bahwa, warga atas nama Rades telah dinyatakan sehat karna telah melakukan isolasi mandiri di rumah sendiri.
“Alhamdulilah, sticker ini akan dibuka oleh pihak dinas kesehatan pertanda jika warga kita ini sudah dinyatakan sehat setelah diberlakukan status ODP selama waktu yang telah ditetapkan," ucap Novit Ardy dengan sumringah, Rabu (15/4).
Kasi Kesos dan Ekbang itu tidak sendiri saat melakukan kegiatan dan sosialisasi pencabutan sticker ODP tersebut, Novit Ardy turut ditemani oleh seorang perwakilan dari Puskesmas Air Tabit, Widiya Surgana selaku dari dinas kesehatan yang akan melakukan pencabutan sticker tersebut.
Dilain sisi, pihak lurah Sicincin mendapat apresiasi dari warga, dan terutama dari pihak keluarga Rades atas kegiatan serta sosialisasi yang dilakukan demi mencegah penyebaran wabah pandemi Covid-19 di Kota Payakumbuh.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak terhadap pihak kelurahan serta dinas kesehatan, bahwasanya selama saya melakukan proses isolasi mandiri dirumah, kami selalu saling berkoordinasi, dan tentunya pihak kelurahan dan dinas kesehatan sangat kooperatif selama proses ini berlangsung”, ungkap Rades.
Dan saat menjelang proses kegiatan dan sosialisasi pencabutan sticker ODP berlangsung, Novit Ardy turut menyampaikan harapannya terhadap warga di kelurahan Sicincin,
“Wabah Covid-19 inisangatlah berbahaya, sudah banyak berita yang kita lihat dan dengar bahwa Covid-19 ini dapat menghilangkan nyawa seseorang. Dan saya berharap kepada warga di wilayah Sicincin ini agar dapat selalu bersinergi dengan pihak pemerintah serta juga dinas kesehatan agar penyebaran wabah pandemi Covid-19 ini tidak terjadi di kota yang kita cintai ini," tutup Novit sesaat setelah pencabutan sticker ODP dilakukan.
Editor : sc.astra
Tag :#bungkamcoronavirus #stickerodp #payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH GELAR APEL SIAGA DAN PERALATAN UNTUK PASTIKAN KEANDALAN LISTRIK JELANG IDUL ADHA 1447 H
-
PEMKO PAYAKUMBUH TERIMA OPINI WTP DARI BPK 12 KALI BERUNTUN
-
PEMKO PAYAKUMBUH AKUI BUTUH MASUKAN KRITIS DARI MAHASISWA
-
TEGAS, WALI KOTA ZULMAETA: PERAN DAMKAR DAN SATPOL PP STRATEGIS DI TENGAH MASYARKAAT
-
SELURUH OPD DIWAJIBKAN TRANSAKSI PENGADAAN MELALUI KATALOG ELEKTRONIK
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026