HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 18 April 2020
Bungkam Coronavirus ! Penerapan PSBB Di Sumbar Harus Dipahami Seluruh Lapisan Masyarakat
Padang (Minangsatu) - Pemprov Sumbar melakukan rapat persiapan pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), menyusul keluarnya persetujuan Kementrian Kesehatan. Permintaan PSBB tersebut tidak bisa dihindari karena jumlah pasien cenderung meningkat dari hari ke hari. Sampai hari ini, Sabtu (18/4/2020), pasien positif Covid-19 di Sumbar sudah mencapai 71 orang.
Rapat koordinasi terkait teknis pelaksanaan PSBB di Sumbar langsung dipimpin oleh Gubernur Irwan Prayitno. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wagub Sumbar Nasrul Abit, Sekretaris Daerah Provinsi Alwis, Asisten I Devi Kurnia, Asisten II Benny Warlis, Asisten III Nasril Ahmad beserta seluruh kepala OPD di Aula Kantor Gubernur, Sabtu (18/4/2020).
Dalam rapat tersebut Pemerintah Provinsi Sumbar membicarakan persiapan anggaran dan operasionalisasi Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk kabupaten/kota se Sumbar dalam pelaksanaan PSBB, termasuk membantu kabupaten/kota yang belum memiliki persiapan untuk penerapan PSBB.
Sementara pemprov Sumbar merencanakan pelaksanaan PSBB dalam waktu dekat ini akan digelar selama 14 hari ke depan.
"Hari Senin depan kita rapat dengan seluruh bupati dan walikota. Kalau sepakat nanti kita laksanakan PSBB pada Rabu 22 April hingga 14 hari ke depan," jelasnya.
Irwan Prayitno menjelaskan Pemprov Sumbar wajib melaksanakan PSBB dan secara konsisten mendorong serta menyosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.
"Kita perlu sosialiasi kemasyarakat luas, minimal selama tiga hari. Karena tidak efektif PSBB kalau masyarakat tidak tahu, percuma," ujarnya.
PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran virus, sebab dalam penerapan PSBB ini menurut Irwan Prayitno sudah pasti harus melibatkan pemerintah kota dan kabupaten serta masyarakat.
"Kita akan mematangkan konsep PSBB disetiap kabupaten kota perbatasan dan perbatasan provinsi tetangga," sebutnya.
Sejumlah titik di perbatasan akan dipasang baliho sosialisasi, agar masyarakat mengetahui kebijakan yang diambil Pemprov Sumbar.
Gubernur Irwan Prayiyno mengimbau kepada seluruh warga agar berdiam diri di rumah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 atau pandemi virus corona bisa makin meluas. Ia yakin apabila masyarakat bisa berdiam diri di rumah selama dua minggu dengan sendirinya virus corona akan habis.
"Saya minta masyarakat bisa bertahan di rumah selama dua minggu, virus corona habis dengan sendirinya. Dengan berdiam di rumah berarti kita bisa menyelamatkan bangsa ini," imbaunya.
Editor : ranof
Tag :#Rapat teknis PSBB#Pemprov sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LANGKAH STRATEGIS! BANK NAGARI TEKEN KERJA SAMA DENGAN IPDN, BUKA AKSES LAYANAN KEUANGAN LEBIH LUAS
-
SUMBAR RAYAKAN SEMANGAT BARU: KETUM PWI PUSAT LANTIK PENGURUS SUMBAR, WIDYA NAVIES PIMPIN ERA SOLIDARITAS
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG OPD MILIKI UNIT PENGADUAN MANDIRI DENGAN PENDAMPINGAN OMBUDSMAN RI
-
RAKOR BERSAMA MENDAGRI, GUBERNUR SUMBAR SAMPAIKAN TOTAL KERUGIAN PASCABENCANA BERBASIS DATA TERINTEGRASI
-
GUBERNUR MAHYELDI: INFRASTRUKTUR DAN AIR BERSIH HARUS DIKEBUT UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN