- Rabu, 28 Januari 2026
Bukan Cuma Jualan! Mengupas Tuntas Arti Manggaleh Bahasa Minang Yang Jadi Jalan Ninjanya Perantau Sukses
Bukan Cuma Jualan! Mengupas Tuntas Arti Manggaleh Bahasa Minang yang Jadi Jalan Ninjanya Perantau Sukses
Oleh: Andika Putra Wardana
?Seringkali kita melihat orang Minang identik dengan dunia perniagaan, entah itu membuka rumah makan, toko baju, atau lapak kaki lima. Aktivitas inilah yang dalam bahasa setempat disebut dengan istilah Manggaleh.
Secara harfiah, arti manggaleh bahasa Minang adalah berdagang atau berjualan. Kata dasarnya adalah "galeh" yang berarti barang dagangan.
Namun, bagi masyarakat Minangkabau, kata ini memiliki bobot emosional yang jauh lebih berat daripada sekadar transaksi jual-beli biasa.
Manggaleh adalah jalan ninja atau pilihan hidup utama bagi mereka yang ingin merubah nasib, terutama di tanah perantauan.
?Filosofi di balik budaya manggaleh ini sangat menarik karena berakar pada mentalitas orang Minang yang cenderung alergi menjadi bawahan atau makan gaji.
Ada prinsip hidup yang dipegang teguh, "Bia ketek asa lai galeh surang" (Biar kecil asalkan dagangan sendiri). Artinya, sekecil apapun usahanya, jika itu milik sendiri, maka kita adalah bosnya.
Inilah esensi mendalam dari arti manggaleh bahasa Minang, sebuah manifestasi dari kemandirian dan kebebasan waktu.
Mereka lebih bangga bermandikan keringat mengurus kedai kecil milik sendiri daripada duduk manis di kantor tapi terus-menerus diperintah oleh atasan. ?Jadi, cakupan aktivitas manggaleh ini sangat luas dan tidak memandang skala.
Mulai dari manggaleh sate di pinggir jalan, manggaleh emas di pasar, hingga manggaleh tekstil grosiran di Tanah Abang, semuanya bernaung di bawah semangat yang sama. Ia adalah napas kehidupan ekonomi orang Minang.
Jika kamu mendengar temanmu berkata, "Kini awak manggaleh se nyo lai," (Sekarang saya berdagang saja lah), itu bukan tanda dia putus asa karena tidak dapat kerja kantoran, melainkan sebuah pernyataan sikap yang gagah bahwa dia siap bertarung hidup dengan kakinya sendiri sebagai pengusaha merdeka.
Editor : melatisan
Tag :Jualan, Mengupas Tuntas , Manggaleh Bahasa Minang, Perantau Sukses
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
POS SEHAT, DESA SALAK MAHASISWA KKN UNAND PERIODE II DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT
-
SEJARAH LUBANG MBAH SOERO DAN PERANNYA SEBAGAI WISATA EDUKASI
-
PERUBAHAN BENTANG ALAM SAWAHLUNTO AKIBAT AKTIVITAS PERTAMBANGAN DARI ABAD KE-19 HINGGA ERA MODERN
-
JEJAK MESIN-MESIN TAMBANG KUNO DI SAWAHLUNTO DAN UPAYA PELESTARIANNYA SEBAGAI WARISAN INDUSTRI INDONESIA
-
TRADISI DAN KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DESA SALAK DAN TALAWI DI TENGAH AKTIVITAS PERTAMBANGAN BATUBARA
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG