HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Minggu, 25 Juni 2023
BISIK KECIL SANG RAJA KOTO BESAR KEPADA MENDAGRI
Dharmasraya (Minangsatu)– Puncak kegiatan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menambah kedekatan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku dengan para petinggi negara.
Kegiatan dipusatkan di Kebumen Kamis (22/06/23) mengantarkan Raja Muda Koto Besar itu, berjaya di tingkat Pusat. Pasalnya, ketua kelas bupati, julukan diberikan Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Sutan Riska Tuanku Kerajaan tampak berbisik, seakan mengucapkan terimakasih atas kehadirannya.
Apresiasi disampaikan Ketua APKASI dalam sambutannya, atas segala dukungan Mendagri dalam kegiatan. Bahkan permintaan audiensi selalu disediakan waktu. Sehingga terjalin keakraban dan rasa kasih sayang. Perhatian kepada daerah sangat tinggi. Sehingga setiap permasalahan yang ada di daerah mendapatkan solusi.
Pada usia ke-23 ini, APKASI berupaya memfasilitasi peningkatan kapasitas anggota. Kepuasan dalam menerima layanan. Baik dalam mendesiminasi informasi kebijakan Pemerintah, maupun melakukan advokasi terhadap perundang-undangan yang berhubungan dengan pemerintahan daerah. Inilah tujuan terbentuknya organisasi APKASI pada tahun 2000 silam.
Dalam perjalanan, hambatan dan rintangan selalu muncul. Dengan adanya bimbingan serta arahan dari Mendagri, segalanya akan mencair. Perkembangan organisasi semakin tampak. Terutama sebagai mitra strategis Pemerintah.
Menyinggung pelaksanaan Pemilu serentak, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, akan meminimalisir pemborosan anggaran. Hasil dari penghematan akan dapat digunakan untuk program lain yang dapat memajukan kesejahteraan rakyat. Disamping itu, juga akan mengurangi pemborosan waktu, serta konflik atau gesekan horizontal di tengah masyarakat.
Setelah porak porandanya ekonomi akibat pandemi Covid-19. Para Bupati, telah berupaya bangkit. Selain mendapatkan sunyikan dana dari Pusat, melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Kusus (DAK) Pemerintah daerah juga perlu memiliki sumber lain untuk pembangunan. Investasi ke daerah menjadi salah satu alternatif untuk membangkitkan kembali perekonomian.
Hal ini, sejalan dengan arahan Presiden RI dan penekanan dari Mendagri atas pentingnya investasi. Kesemuanya itu, salah satu kunci bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2023.
Menteri Dalam Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, bahwasanya sistem otonomi daerah telah dimulai sejak tahun 1999. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya kepala daerah hasil pemilihan langsung. Esensi otonomi daerah bukan hanya pemekaran wilayah. Tetapi daerah harus mampu melaksanakan wewenang didelegasikan pusat.
Adapun kemandirian fiskal menjadi tantangan bagi para kepala daerah. Kuncinya adalah bagaimana menerapkan strategi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Serta menghemat anggaran dengan prinsip efektif-efisien serta tepat sasaran.
Terpenting lagi, setiap kepala daerah harus berjibaku dalam menghidupkan sektor swasta, serta meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sehingga ekonomi masyarakat kembali pulih dengan cepat, pungkas Mendagri. (*)
Editor : Benk123
Tag :#dharmasraya
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEPULUH TAHUN MENUMPANG, SITI AKHIRNYA DAPAT BANTUAN BEDAH RUMAH DARI GUBERNUR MAHYELDI
-
KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT HANGAT KEDATANGAN PERDANA BUS GRATIS PULANG BASAMO 2026
-
WAKILI KAPOLDA SUMBAR, KAPOLRES DHARMASRAYA SAMBUT KLOTER PERTAMA PERANTAU PULANG BASAMO TAHUN 2026
-
DISAAT PERSONIL POLRES DHARMASRAYA TURUN KE JALAN, 200 PAKET TAKJIL DIBAGIKAN KEPADA WARGA
-
ANGGOTA DPRRI ANDRE ROSIADE SERAHKAN SATU UNIT AMBULANCE DAN 5.000 PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA DHARMASRAYA
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK