HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG
- Minggu, 31 Agustus 2025
BEM KM Unand Gelar Konsolidasi Hadapi Aksi 1 September Di DPRD Sumbar
BEM KM Unand Gelar Konsolidasi Hadapi Aksi 1 September di DPRD Sumbar
Padang (Minangsatu) - Menanggapi hasil demonstrasi pada hari jumat kemarin di kantor Mapolda Sumatera Barat, BEM KM Universitas Andalas Melakukan konsolidasi aksi di kolam PKM Universitas Andalas,
Konsolidasi dilakukan guna menyusun dan merancang bagaimana jalannya aksi yang bakal digelar pada tanggal 1 September di gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Wildan Kurniawan Harahap, Menko pergerakan BEM KM Unand menyampaikan, Konsilidasi untuk aksi di kantor DPR ini dilandasi dengan adannya pernyataan dari Mentri Keuangan Republik Indonesia yaitu Sri Mulyani terkait kenaikan gaji dan tunjanggan anggota DPR yang dimana ia merasa kasihan dengan gaji DPR yang kecil, sementara ia sendiri menyerukan efesiensi ke seluruh lembaga di republik ini yang notabene kerjannya terlihat dan nampak,
"Sedangkan DPR ini seperti samq-sama yang kita ketahui kerjaanya kurang nampak oleh kita tetapi gajinnya besar, dan tidak adil rasannya jika gaji mereka atau tunjangan mereka naik sangat fantastis,"ujarnya.
Wildan juga menambahkan aksi ini bertujuan untuk menyatukan mahasiswa Unand dan menjelaskan kemana aspirasi kita akan di sampaikan.
Selain akan membawa aspirasi terkait tunjangan DPR yang naik begitu fantastis, mahasiswa juga memiliki beberapa tuntutan yang akan dilayangkan ke DPR pada aksi tanggal 1 semptember besok.
Beberapa tuntutannya yaitu: pertama mengevaluasi total MBG,menuntut untuk mengesahkan undang-undang perampasan aset dan kita juga menolak pemeberian tunjangan rumah yang di berikan kepada DPR serta tunjangan lainnya,kita juga menuntut agar DPR menjadi sejatinnya bagaimana wakil rakyat itu berjalan.
Didalam poster BEM KM Unand terkait konsilidasi ini tertulis beberapa kata yang buruk untuk para aparat, hal ini dikarenakan dalam beberapa kesempatan pergerakan yang dilakukan oleh BEM KM selalu di bungkam dan di tekan oleh aparat, bahkan pada acara konsolidasi hari ini pun pihaknya didatangi oleh Intel dari kodim,
"Intel datang ke acara konsilidasi ini dengan dalih hanya ingin memantau dan menjaga kondusif," ujar Wildan.
Wildan menaruh harapan untuk mahasiswa Unand, dengan adannya konsilidasi ini diberharap para mahasiswa, baik yang hadir konsilidasi maupun yang tidak, untuk ikut hadir di dalam aksi pada hari Senin depan.
Sementara itu, Intan Cahya Ramadhani, Mentri Pergerakan Perempuan BEM KM Unand menyampaikan, selaian dari naiknnya tunjangan DPR yang sangat tinggi, mahasiswa juga merasa resah dengan apa yang dilakukan oleh aparat dalam beberapa hari ini, seperti diketahui 2 hari yang lalu, ada Ojol yang dilindas oleh aparat, lalu banyaknya massa aksi yang mereka tangkapi dan sampai sekarang masih mereka tahan.
Itulah salah satu keresahan kita dan menjadi salah satu sumber pemicu untuk dilakukannya konsilidasi untuk aksi pada hari senin. Dengan hadirnya BEM KM Unand disini juga menunjukkan bahwasan mahasiswa memang merasa resah dengan keadaan Indonesia pada saat ini, dan sekaligus menyatakan sikap pada keadan negara saat ini.
Intan juga menambahkan, konsolidasi kali ini juga bertujuan untuk menyatukan dan menselaraskan pandangan terhadap situasi indonesia kali ini.
Selain membawa isu nasional, pihaknya akan mem follow-up kembali kepada DPRD Sumbar terkait isu-isu yang terjadi di sumatera Barat yang telah di setujui oleh DPRD pada aksi tanggal 4 Agustus kemaren.
"Momentum ini sangat tepat untuk kita meminta kepada DPRD terkait sampai mana progres isu- isu di sumatera barat kemaren yang kita sampaikan dan di tandatangani oleh DPRD pada tanggal 4 Agustus kemarin," ujar Intan. (Latief)
Editor : melatisan
Tag :#BEM KM Unand
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
UNAND KAMPUS PERTAMA TERIMA SOSIALISASI MOU DEWAN PERS
-
MERIAHKAN BULAN K3 NASIONAL 2026, PLN UID SUMATERA BARAT AJAK ANAK BERKREASI LEWAT LOMBA MEWARNAI
-
PLN UP3 PADANG BERIKAN EDUKASI KELISTRIKAN DAN PENGENALAN PLN MOBILE KEPADA CIVITAS POLITEKNIK AISYIAH SUMBAR
-
MEMBANGUN HARAPAN PASCABANJIR: KECERIAAN ANAK-ANAK BATU BUSUK SETELAH KEMBALI BELAJAR TATAP MUKA
-
PERAYAAN TUJUH TAHUN TERAS TALENTA, BALAI BAHASA SAMPAIKAN APRESIASI
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN