HOME POLITIK KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Kamis, 13 November 2025
Bawaslu Pessel Lakukan Pengawasan Coktas PDPB, Ini Hasilnya
Painan (Minangsatu),- Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali turun melakukan pengawasan pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas atau Coktas yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Pesisir Selatan. Pelaksanaan Coktas dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) ini berlangsung selama 3 hari dimulai pada Rabu (12/11) hingga Jumat (14/11).
Pengawasan dilakukan dengan menurunkan tim di beberapa nagari dalam 6 kecamatan yaitu Koto XI Tarusan, Bayang, IV Nagari Bayang Utara, IV Jurai, Batang Kapas, dan Sutera. Bulan lalu Bawaslu Pesisir Selatan hanya melakukan pengawasan di 3 kecamatan. Tim Bawaslu Pesisir Selatan juga mendatangi kantor wali nagari dan rumah penduduk untuk memastikan keakuratan data pemilih.
" Bawaslu melakukan Pengawasan secara melekat terhadap pelaksanaan Coktas PDPB oleh KPU Pesisir Selatan," kata Ketua Bawaslu Afriki Musmaidi.
Dikatakan Afriki, pengawasan melekat dilakukan Bawaslu guna memastikan pelaksanaan Coktas sesuai ketentuan peraturan perundang undangan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Pesisir Selatan, Bambang Putra Niko, menjelaskan pihaknya memperoleh beberapa data yang mesti diklarifikasi ke lapangan. Temuan yang sebenarnya cukup mencengangkan, tetapi menarik untuk ditindaklanjuti, yaitu terdapat pemilih yang berusia lebih dari 100 tahun.
"Di sini ada seorang _amak_ berusia 102 tahun. Kita heran, tapi takjub. Kami cek data dari KPU, kartu keluarga, dan KTP-nya ternyata datanya sesuai," kata Niko ketika ditemui melakukan pengawasan di Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Ditambahkan, dari hasil pengawasan juga terdapat beberapa pemilih berusia lebih dari 100 tahun masih tercantum dalam data pemilih, tapi setelah dilakukan pencocokan ternyata sudah meninggal, sehingga KPU perlu melakukan perbaikan dengan melakukan pencoretan.
" Dari laporan tim yang melakukan pengawasan diperoleh data ada pemilih yang sudah meninggal masih tercantum dalam data pemilih," ujarnya.
Niko, juga menjelaskan, berdasarkan hak tersebut pembaharuan data secara berkala penting untuk memastikan masyarakat tetap terjaga haknya dalam Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
"Kami mengimbau KPU Pessel lebih cermat mengawasi data. Satu suara punya pengaruh cukup besar menentukan arah pembangunan daerah. Jangan sampai masyarakat, siapapun itu, mau tua muda, laki-laki perempuan, tidak bisa memilih nanti di TPS," pungkas Niko yang juga menjabat sebagai Wakil Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H).
Editor : melatisan
Tag :#Bawaslu Pessel
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BAWASLU CETAK KADER PENGAWAS LEWAT PROGRAM "KELAS PEMILU" DI SMKN 1 PAINAN
-
BAWASLU PESISIR SELATAN GANDENG RADIO LANGKISAU, EDUKASI KEPEMILUAN LEWAT PROGRAM “BAWASLU MENGUDARA”
-
MEWUJUDKAN DATA PEMILIH AKURAT, BAWASLU PESSEL GELAR RAKOR PPDPB
-
LUNCURKAN PROGRAM "KELAS PEMILU" BAWASLU PESSEL RINTIS KERJASAMA DENGAN KACABDIN WILAYAH VII
-
BAWASLU PESSEL SEGERA LAKUKAN SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF DI SMKN 1 PAINAN
-
DARI DATARAN TINGGI BOGOR, FWK MENYOROTI PROBLEM KEBANGSAAN, OLEH: MOHAMMAD NASIR,
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM