- Jumat, 4 Januari 2019
Bawaslu Payakumbuh Tertibkan Baliho Yang Melebihi Ukuran
Payakumbuh (Minangsatu) - Di Payakumbuh, sejumlah baliho yang melebihi ukuran, ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Payakumbuh Muhamad Khadafi, S.Kom saat jumpa pers Jum’at (4/1) di kantor Bawaslu, Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Timur.
“Kita sudah menertibkan segala bentuk pelanggaran kampanye, seperti baliho, spanduk, serta aturan-aturan kampanye lainnya yang dirasa dilanggar oleh para peserta pemilu 2019,” kata Muhamad Khadafi.
Muhamad Khadafi juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta pemilu yang seyogyanya mengerti kenapa Bawaslu mencopot beberapa alat peraga tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada peserta pemilu 2019, karena tidak ada yang marah saat kami mencopot dan melakukan penertiban alat peraga atau hal lain yang kami rasa melanggar UU dalam berkampanye,” kata Khadafi.
“Sebenarnya kita lihat pelanggaran ini terjadi karena para peserta atau caleg-caleg terlalu semangat, hingga ukuran spanduk ataupun baliho terlalu berlibihan dari ukuran yang ditetapkan, selain itu penempatannya yang juga melanggar aturan” tambanya.
Bawaslu Kota Payakumbuh juga memberikan ucapan terima kasih kepada awak media yang sudah memberikan peran hingga kegiatan-kegiatan bawaslu bisa diinformasikan ke masyarakat luas.
Selain Muhamad Khadafi juga menyampaikan laporan Suci Wildanis, S.Sos tentang pengawasan hubungan antar masyarakat dan hubungan antar lembaga, dan juga menyampaikan Maidona S.Pd tentang hukum penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketanya.
Hadir saat jumpa pers tersebut, Kapolres Payakumbuh diwakili AKP Tarmizi dan Rambe, serta 13 orang anggota Bawaslu Payakumbuh.
Sebelumnya, Bawaslu Payakumbuh juga sudah melakukan kegiatan sosialisasi tentang pengawasan pemilu 2019 di hotel Kolivera III, 27 Oktober 2018 lalu, dengan dihadiri peserta pemilu, PKK, kepolisian, IPHI, Bayangkari, puskesmas, ojek online, organda, dan Persit dengan jumlah keseluruhan 44 orang dengan narasumber Benni Kharisma Arrasulli, Nurhaida Yetti, Suci Wildanis, serta Maidona.
Kegiatan sosialisasi kedua diadakan Bawaslu di tempat yang sama 29 Oktober 2019 tentang pengembangan pengawasan pemilu partisipatif dengan dihadiri sebanyak 50 orang yang merupakan gabungan dari Ormas, Mahasiswa, kepolisian dan media. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Vifner, Eka Vidya Putra, Muhamad Khadafi, dan Suci Waldanis. (Fegi AP)
Editor :
Tag :Bawaslu Pyk
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ZUZEMA RESMI DITETAPKAN SEBAGAI CALON TERPILIH OLEH KPU KOTA PAYAKUMBUH
-
DI PAYAKUMBUH TERJADI PELANGGARAN PIDANA PEMILIHAN
-
REKAPITULASI SUARA KPU, ZUZEMA RAIH SUARA TERBANYAK PILKADA PAYAKUMBUH
-
PARTISIPASI PEMILIH MENURUN DI PILKADA PAYAKUMBUH, KETUA KPU: SOSIALISASI KITA SUDAH MAKSIMAL
-
PASLON SUPARDI-TRI LAPORKAN DUGAAN MONEY POLITIK KE BAWASLU PAYAKUMBUH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK