HOME SOSIAL BUDAYA KOTA BUKITINGGI
- Senin, 24 Mei 2021
Banyak Tumpukan Sampah Di Sekitar Simpang Tanjuang Alam, Masyarakat Dihimbau Untuk Sadar Lingkungan
Biaro Gadang (Minangsatu) - Sampah memang menjadi momok dalam kehidupan sosial masyarakat. Tumpukan sampah di sembarang tempat dan minimnya bak penampungan sampah masih jadi permasalahan yang sulit disolusikan.
Salah satunya yang terlihat di Jalan Lintas Bukittinggi-Payakumbuh tepatnya di sekitar Simpang Tanjuang Alam, Nagari Biaro Gadang Kecamatan Ampek Angkek.
Dari pemantauan Minangsatu, Senin (24/05/2021), setidaknya ada dua lokasi yang menjadi tong sampah dadakan, yaitu di sebelah SMP N 1 Ampek Angkek (SMP Tanjuang Alam) dan di pinggir jalan dekat bangunan baru setelah Simpang Tanjuang Alam arah ke Payakumbuh.
Sampah-sampah tersebut selain menjadi pemandangan yang mengganggu mata, juga menimbulkan bau yang sangat menyengat.
Iwan (40), salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melintasi Jalan Lintas Bukittinggi-Payakumbuh menyebutkan bahwa keberadaan tumpukan sampah tersebut sungguh sangat mengganggu dirinya.
"Hampir setiap hari saya melintasi jalan ini, kondisi sampah di pinggir jalan sekitar Tanjung Alam ini selalu terlihat. Terkadang memang ada dibersihkan, namun sejak beberapa bulan ini nampaknya tak berkurang, malahan bertambah," katanya.
Senada dengan Iwan, Iza (43) salah seorang warga sekitar Tanjuang Alam juga mengeluhkan hal yang sama.
"Semenjak lebaran ini, sampah luar biasa banyaknya. Sangat mengganggu kami warga yang tinggal di sini. Baunya juga busuk, tentunya ini juga bisa menjadi ancaman bagi kesehatan kami," ujarnya.
Dikatakan Iza, ia tidak mengetahui persis siapa yang mengantarkan sampah-sampah tersebut ke pinggiran jalan lintas.
"Setiap hari ada saja yang mengantarkan sampah ke jalan lintas ini. Kelihatannya mereka bukan warga kami. Berkemungkinan mereka mengantar sampah pada malam hari, soalnya setiap pagi saya melihat selalu ada tumpukan sampah baru," jelasnya.
Rencana Pembersihan Sampah
Sementara itu, Pemerintahan Nagari Biaro Gadang melalui Sekretaris Nagari Hendriko Rahman menjelaskan bahwa Pemerintah Nagari sudah sering sekali menerima informasi keluhan dari masyarakat terkait masalah sampah di sekitar Tanjuang Alam.
"Masalah ini sudah sering jadi pembahasan kami di Nagari. Sejauh ini kami sudah mencoba berbagai langkah antisipatif dan persuasif kepada masyarakat, seperti dengan memasang spanduk peringatan di lokasi tersebut serta menjalankan ronda pemuda untuk langsung menindak pelaku yang kedapatan membuang sampah di sana," paparnya.
Disebutkan Hendriko, permasalahan ini sudah diteruskan melalui Pemerintah Kecamatan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam dan rencananya besok, Selasa (26/05/2021) akan dilaksanakan pembersihan tumpukan sampah oleh perangkat nagari dengan bantuan truk sampah dari Dinas LH.
"Alhamdulillah, Dinas LH Agam sangat responsif dan kamipun sudah disurati Pemerintah Kecamatan Ampek Angkek tertanggal 24 Mei 2021 perihal kegiatan gotong-royong pembersihan sampah-sampah tersebut. Insya Allah besok kita seluruh perangkat nagari akan terlibat langsung membersihkan sampah-sampah tersebut. Rencananya kita akan buat taman di sana semoga bisa menjadi salah satu solusi," tuturnya.
Menurut Hendriko, Pemerintah Nagari kesulitan untuk menindak langsung pelaku yang kedapatan membuang sampah di sekitar Tanjuang Alam diakibatkan terbatasnya ruang gerak Pemerintah Nagari terutama terkait penegakan hukum.
"Kalau warga kami pelakunya, kita bisa menindak mereka dengan ikatan aturan di nagari, namun berbeda halnya kalau pelakunya adalah warga luar Biaro Gadang. Tentunya kami butuh bantuan dari Pemda dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja," jelasnya.
Hendriko juga menegaskan bahwa permasalahan sampah adalah permasalahan bersama yang tidak bisa disolusikan sepihak oleh Pemerintah.
"Kami dari Pemerintah, khususnya nagari akan selalu berusaha mencarikan solusi. Namun, lebih dari pada itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat baik warga Biaro Gadang maupun yang di luar Biaro Gadang untuk tidak lagi membuang sampah ke lokasi-lokasi sepanjang jalan lintas Bukittinggi-Payakumbuh. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. Sikap cuek kita perihal kebersihan adalah masalah bagi orang lain. Pakailah "raso Jo pareso" dalam hal ini," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#bukittinggi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MEWARNAI WARISAN NUSANTARA: NIPPON PAINT MELAKUKAN PEREMAJAAN JAM GADANG KEBANGGAAN MASYARAKAT BUKITTINGGI
-
KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI RAIH PENGHARGAAN WILAYAH BEBAS KORUPSI (WBK)
-
AMANKAN ASET DAERAH, PEMKO BUKITTINGGI TERIMA 21 SERTIFIKAT TANAH DARI BPN
-
KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI TERIMA KUNJUNGAN STUDI TIRU DARI KANTAH KABUPATEN KEPAHIANG
-
TIM TPN KEMENPAN RB LAKUKAN VERIFIKASI LAPANGAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI UNTUK PENILAIAN ZONA INTEGRITAS
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK