- Senin, 17 November 2025
Bank Nagari: Mesin Wakaf Produktif Sumbar, Dari Truntum Ke Turbin Pembangunan
Padang, (minangsatu) - Bank Nagari kembali menunjukkan peran strategis dalam pengembangan ekosistem wakaf di Sumatera Barat melalui kolaborasi penting pada International Waqf Conference yang digelar pada 15–16 November 2025 di Truntum Hotel, Padang. Konferensi ini tidak hanya dihadiri oleh pejabat lokal, tetapi juga tokoh nasional dan internasional, termasuk Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan perwakilan lembaga wakaf dari negara-negara seperti Mesir, Kuwait, Malaysia, dan Suriah.
Dalam acara ini, Bank Nagari dengan tegas memperkuat komitmennya terhadap wakaf produktif melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan kesepakatan strategis, yang disaksikan oleh jajaran direksi Bank Nagari.
Sesi 1 – PKS antara LKS-PWU dan Nazhir
Pada sesi pertama, Bank Nagari menandatangani PKS dengan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dan para nazhir. Inisiasi ini merupakan ekspresi komitmen Bank Nagari sebagai lembaga keuangan syariah dalam mengelola wakaf secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah sebuah langkah lanjutan dari penunjukan resmi Bank Nagari sebagai LKS-PWU oleh Kementerian Agama.
Sesi 2 – Sinergi dengan Pemerintah dan BPKH
Sesi kedua menandai penandatanganan PKS antara Bank Nagari dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kesepakatan ini mendorong sinergi lokal dan nasional dalam pengelolaan wakaf dan keuangan umat.
Sesi 3 – Kesepakatan Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sesi ketiga menyatukan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dengan Direktur Utama Bank Nagari untuk meneken komitmen pengembangan wakaf guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumbar. Inisiatif ini diharapkan menjadi tonggak dalam optimalisasi pemanfaatan aset wakaf sosial dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat jangka panjang.
Acara konferensi ditutup dengan peluncuran Gerakan Wakaf, sebagai simbol kebangkitan kolaboratif antara pemerintah daerah, BPKH, nazhir, dan Bank Nagari. Gerakan ini dirancang untuk memperkuat literasi wakaf, memperluas basis wakif, dan menciptakan dampak sosial nyata.
Menurut Direktur Utama Bank Nagari, kolaborasi ini bukan sekadar formalitas melainkan momentum strategis untuk mendorong wakaf produktif sebagai pilar pembangunan:
“Sinergi ini menjadi momentum besar bagi Sumatera Barat. Dengan pengelolaan wakaf yang profesional dan dukungan lembaga keuangan syariah, kita bisa menciptakan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat. Bank Nagari siap menjalankan peran penting tersebut.”
Editor : boing
Tag :Bank Nagari, wakaf produktif, Sumatera Barat, BPKH, nazhir, LKS-PWU, pembangunan berkelanjutan, konferensi wakaf, ekosistem wakaf
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERKUAT EKOSISTEM DIGITAL, BANK NAGARI DAN BSSN JALIN KERJA SAMA PEMANFAATAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK
-
KOPI YANG MENYEDUH HARAPAN BARU DI TENGAH RAMAINYA PELUANG USAHA
-
BANK NAGARI PERKUAT INTEGRITAS LEWAT SELF ASSESSMENT IEPK
-
MENGALIRKAN ENERGI, MENGUATKAN NEGERI: DIREKTUR DISTRIBUSI PLN DENGARKAN ASPIRASI HINGGA PELOSOK
-
BGN DORONG PEMULIHAN EKONOMI PASCABENCANA LEWAT PROGRAM MBG DI SUMBAR
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026