HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Senin, 26 Juni 2023
Balai Bahasa Provinsi Sumbar Gelar Diseminasi UKBI
Padang (Minangsatu) - Sebagai bentuk komitmen penguatan dan memajukan kebahasaan dan kesastraan, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat menggelar diseminasi pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi pemangku kepentingan perguruan tinggi dan kepolisian.
“Kegiatan desiminasi UKBI merupakan upaya kami untuk menyosialisasikan program yang sudah dikembangkan oleh Badan Bahasa salah satunya UKBI,” tutur Koordinator KKLP UKBI Kemendibudristek Dr. Atikah Sholihah saat diwawancarai di Hotel ZHM, Padang, Senin (26/6/2023).
Atikah menjelaskan, penutur Bahasa Indonesia yang teruji dengan UKBI di Sumatera Barat saat mengalami penurunan. Pada tahun 2021 lebih dari 10 ribu penutur yang sudah teruji, sementara itu pada tahun 2022 hanya 4 ribu penutur.
“Saya kira tahun ini menjadi tahun terbaik bagi masyarakat Sumbar untuk bisa sama-sama meningkatkan kualitas diri, mengetahui kompetensi kemahiran berbahasa Indonesia serta mengoptimalkan pemanfaatan UKBI Adaptif Merdeka di berbagai lembaga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Atikah menyebut sertifikat UKBI menjadi salah satu legitimasi bagi masyarakat sebagai penutur bahasa nasional yang bermanfaat untuk penerimaan pegawai profesi tertentu, tes pendamping kelulusan sarjana serta pascasarjana dan lain sebagainya.
Senada dengan itu, Koordinator KKLP UKBI Balai Bahasa Provinsi Sumbar Andriana Yohan, M.A mengatakan, pelaksanaan tes UKBI sudah dilakukan Balai Bahasa sejak lama. Akan tetapi, pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka mulai dilakukan saat peresmian pertama kali oleh Nadiem Makarim pada 29 Januari 2021.
“Dari jangka waktu tersebut, Balai Bahasa sudah melaksanakan UKBI bagi pelajar, mahasiswa di Kota Padang, Bukittinggi, dan Pasaman Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini Balai Bahasa melakukan diseminasi UKBI bagi pemangku kepentingan perguruan tinggi dan kepolisian agar pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka dapat diterapkan di instansi masing-masing.
“Hari ini kita mengundang Dekan, Kepala Program studi, Kepala Pusat Bahasa Universitas yang ada di Sumbar dan pihak kepolisian,” sebutnya.
Andriana menambahkan, UKBI Adaptif Merdeka ini akan disosialisasikan secara masif ke berbagai daerah di Sumbar dengan target pelajar, mahasiswa, guru dan kalangan profesional.
“Pelaksanaan UKBI adaptif ini sangat bergantung pada kelancaran internet, dan ini menjadi salah satu kendala kami untuk daerah-daerah yang jaringan internetnya belum stabil,” pungkasnya.
Sebelumnya kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar, Dr. Eva Krisna.(*)
Editor : Benk123
Tag :#balaibahasa
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LOMBA PENULISAN JURNALISTIK BANK NAGARI 2026 DIUMUMKAN, INI PEMENANGNYA
-
DUKUNG BETONISASI JALAN PUNCAK LABUANG LIMAU MANIS, PT SEMEN PADANG BANTU 3.000 ZAK SEMEN
-
PT SEMEN PADANG DAN YAYASAN BUDDHA TZU CHI LATIH 20 TUKANG PEMASANGAN SEPABLOCK
-
PRA IMLF “ORANG MINANG MELIPUT MUKTAMAR NU” DIBEDAH, HAL-HAL SEPELE JADI MENARIK
-
TIDAK BENAR MENTERI PARIWISATA PAKAI SEPATU MASUK MASJID RAYA SUMBAR, IA MENGGUNAKAN KAOS KAKI
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG