HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK SELATAN

  • Kamis, 13 Agustus 2026

B2SA Solsel: Olah Pangan Lokal, Tingkatkan Gizi Dan Nilai Ekonomi

B2SA Solsel: Olah Pangan Lokal, Tingkatkan Gizi dan Nilai Ekonomi

Padang Aro (Minangsatu) 
- Kekayaan pangan lokal Kabupaten Solok Selatan memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga. Hal tersebut menjadi perhatian dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) antar TP PKK Nagari se-Kabupaten Solok Selatan, yang digelar pada Rabu (12/8/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi TP PKK nagari untuk menunjukkan kreativitas dalam mengolah berbagai potensi pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi, terjangkau, dan memiliki nilai ekonomi.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan, Solok Selatan memiliki beragam sumber pangan yang dapat dikembangkan menjadi menu sehat, lezat, terjangkau, sekaligus bernilai ekonomi. Mulai dari beras, umbi-umbian, jagung, talas, pisang, sayuran, buah-buahan, ikan air tawar, hasil peternakan hingga berbagai jenis rempah.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya diukur dari banyaknya produksi pangan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi konsumsi keluarga yang sehat dan bergizi.

“Kreativitas ibu-ibu dalam mengolah bahan pangan menjadi menu yang menarik akan menjadi contoh nyata bahwa pangan lokal mampu bersaing, bahkan tidak kalah dengan makanan modern,” ujar Khairunas.

Ia menilai, TP PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat agar semakin mencintai dan memanfaatkan pangan lokal. Kreativitas dalam mengolah bahan pangan diharapkan mampu menghadirkan makanan sehat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Lebih dari sekadar perlombaan, B2SA diharapkan menjadi ruang untuk melahirkan berbagai inovasi menu yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Menu yang dihasilkan diharapkan mudah dibuat, terjangkau, memiliki kandungan gizi yang baik, serta mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan pangan lokal.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Solok Selatan, Admi Zulkhairi, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan B2SA untuk mendukung kualitas hidup.

Selain itu, kegiatan ini mendorong orang tua agar lebih kreatif menyediakan bekal dan camilan sehat bagi anak sekolah dengan menu yang variatif, bergizi, dan tetap terjangkau.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap penerapan pola konsumsi B2SA dapat semakin membudaya di tengah masyarakat,” jelasnya.

Admi menambahkan, lomba tersebut juga digelar sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.

Bupati Khairunas menegaskan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan gizi masyarakat, serta mendukung percepatan penurunan stunting.

Di akhir sambutannya, Khairunas menekankan agar kegiatan serupa ke depan dipersiapkan dan dimatangkan lebih baik lagi. Ia juga mendorong agar jumlah peserta diperluas dengan melibatkan lebih banyak TP PKK nagari.

“Ke depan kegiatan seperti ini harus lebih dimatangkan lagi dan pesertanya diperbanyak. Semakin banyak yang terlibat, semakin banyak pula inovasi pangan lokal yang bisa kita gali dan kembangkan,” tegasnya.(vino/solsel)


Wartawan : Alvino
Editor : melatisan

Tag :B2SA Solsel, Olah Pangan Lokal, Tingkatkan Gizi, dan Nilai Ekonomi

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com