HOME POLITIK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 9 Juli 2019
Andrinof Caniago Bersama Pakar UNP Bahas Politik Pasca Pemilu
Padang (Minangsatu) - Pusat Kajian Sosial Budaya dan Ekonomi (PKSBE) Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Dinamika Politik di Sumatera Barat Pasca Pemilu dan Pra Pilgub 2020" bertempat di UNP, Kampus Air Tawar Padang. FGD ini menghadirkan Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Dr Andrinof Caniago, Senin (8/7/2019). FGD yang digelar PKSBE UNP ini diinisiasi Tim Riset Analisis Perilaku Politik UNP yang dibuka langsung Rektor Prof Ganefri, PhD.
Dalam FGD ini, dinamika politik di Sumbar Pasca Pemilu dan Pra Pilgub 2020 menjadi topik utama diskusi antara Andrinof Caniago dengan Rektor UNP, Prof Ganefri, Guru Besar FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan), Prof Sufyarma Marsidin, Prof Mestika Zed, MA dari FIS (Fakutas Ilmu Sosial) dan anggota Tim Riset Perilaku Politik di UNP, Dr. Siti Fatimah, M.Hum, Muhammad Isa Gautama, M.Si, Dr. Erianjoni, M.Si dan Dr. Eka Vidya Putra, M.Si.
Dalam diskusi juga mengemukakan beberapa isu pendidikan politik yang menjadi perhatian secara lokal dan nasional, antara lain isu krisis pendidikan politik pada generasi milenial saat ini, yang justru memperolehnya dari media sosial yang kadang berisi hoaks, serta melihat bagaimana Perspektif Ilmu sosial, dalam mengkaji isu-isu politik di Indonesia dan khususnya di Sumbar.
FGD ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan PKSBE dalam upaya menggali dan mendalami dinamika politik di Sumatera Barat yang tengah berkembangan dalam rangka bahan kajian Tim Peneliti Perilaku Masyarakat Sumbar. FGD kali pertama ini memiliki keunikan tersendiri karena inisatif pelaksanaannya dari Tim Riset Perilaku Politik UNP.
Menurut Andrianof yang juga Komisaris Utama BRI ini, bahwa Perguruan Tinggi dalam menjunjung nilai akademisnya sangat berperan dalam memberikan rekomendasi untuk memberikan nilai normatif bagi peradaban politik bangsa. Oleh karena itu perilaku memilih masyarakat Sumbar sangat menarik menjadi lahan kajian khususnya bagi ilmuan sosial dan perlu dikaji secara serius.
Sementara itu Rektor UNP, Prof. Ganefri, menyampaikan bahwa UNP sebagai salah institusi besar di Sumbar akan tetap berperan untuk peradaban dan demokrasi bangsa khususnya riset-riset untuk pengembangan epistemologi pendidikan politik di Indonesia.
FGD ini selanjutnya akan menghadirkan pakar ilmu sosial dalam bidang Ilmu Politik, Komunikasi, Sosiologi, Sejarah dan Antropologi. Tujuannya untuk melihat bagaimana Perspektif Ilmu sosial, dalam mengkaji isu-isu politik di Indonesia dan khususnya di Sumbar.
Editor : T E
Tag :UNP #Diskusi Politik Pasca Pilpres
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN POKIR YANG TIDAK SESUAI DENGAN KEWENANGAN PROVINSI, TIDAK AKAN BISA DIJALANKAN
-
GUBERNUR MAHYELDI UNDANG DUBES PALESTINA HADIR DALAM PUNCAK PERINGATAN HARI JADI SUMBAR KE-81
-
GUBERNUR SUMBAR: KESEPAKATAN KUA-PPAS 2026 DAN 2027 JADI LANDASAN PENGUATAN PEMBANGUNAN DAN PEMULIHAN PASCABENCANA
-
SUMBAR MEMILIKI BANYAK TOKOH NASIONAL, MENURUT MAHYELDI : PEMIKIRAN DAN PENGALAMAN MEREKA TAK TERDOKUMENTASIKAN DENGAN BAIK
-
RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2025 DISETUJUI, MAHYELDI: MASUKAN DPRD JADI EVALUASI PERBAIKAN TATA KELOLA