- Kamis, 30 Januari 2020
Alokasikan Anggaran Rp 3,7 Miliar, Tiga Pasar Tradisionil Di Agam Bakal Direnovasi Tahun Ini
Agam (Minangsatu) – Pemerintah Kabupaten Agam melalui DisperindagKop dan UKM menganggarkan Rp 3,7 Miliar lebih untuk merenovasi tiga unit pasar tradisional pada tahun 2020 ini.
Kepala DisperindagKop dan UKM Agam melalui Kabid Pasar, Riza Oktafiendi di Lubuk Basung, Kamis (30/1), menyebutkan, anggaran berasal dari DAK sebesar Rp3,3 miliar lebih dan APBD Rp 405 juta.
Pasar yang akan direnovasi tersebut diantaranya, Pasar Inpres Padang Baru Kecamatan Lubuk Basung dengan anggaran Rp3,3 miliar lebih, Pasar Koto Tinggi Kecamatan Baso Rp225 juta dan Pasar Balai Panjang Kecamatan Sungai Pua Rp180 juta.
“Kita berupaya Maret 2020 ketiga pasar ini sudah bisa ditenderkan, supaya April 2020 pengerjaan dapat dimulai. Sehingga pengerjaannya dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan pengerjaan Pasar Inpres Lubuk Basung selesai enam bulan, Pasar Koto Tinggi Baso dan Pasar Balai Panjang Sungai Pua selesai empat bulan.
“Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kesepakatan antara Pemkab Agam, dengan nagari dan ninik mamak, yang sangat mendukung pasar untuk direnovasi,” ungkapnya.
Renovasi pasar merupakan program tahunan DisperindagKop dan UKM. Tahun sebelumnya juga telah direnovasi lima unit pasar yaitu Pasar Koto Alam Kecamatan Palembayan, Pasar Serikat Pakan Selasa Kecamatan IV Koto, Pasar Balai Selasa Kecamatan Lubuk Basung, Pasar Kayu Pasak Kecamatan Palembayan dan Pasar Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya.
Editor : sc.astra
Tag :#agam #pasar tradisionil #renovasi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG PERTANIAN SUMBAR BERBASIS SMART FARMING
-
BANK NAGARI DAN APERNAS SUMBAR TEKEN MOU, PERKUAT LAYANAN PERBANKAN DAN KREDIT PERUMAHAN
-
BANK NAGARI RESMIKAN KCP BASO, LANGKAH STRATEGIS PERKUAT EKONOMI WARGA
-
KUNJUNGI SPPG AGAM, IRMAN GUSMAN DORONG EVALUASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM GIZI
-
DARI SAWAH NAGARI UNTUK KEMANDIRIAN NEGERI, NAGARI TALUAK IV SUKU PANEN RAYA SAWAH POKOK MURAH
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI