HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG

  • Kamis, 24 November 2022
Alek TPAT Padang Panjang Diikuti 100 Penyair Tanah Air Dan Lima Negara Asean
Ketua II TPAT Padangpanjang, Ubai Dillah Al Ansory (foto : Dokumentasi Panitia).

Padang Panjang (Minangsatu) - Alek "Temu Penyair Asia Tenggara" (TPAT) yang akan digelar di Padang Panjang sejak 30 November hingga 3 Desember 2022 mendatang, diikuti peserta dari tanah air dan dari sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam dan Timor Leste yang diprediksi berlangsung meriah.

Dari tanah air hampir semua provinsi hadir. Melalui seleksi panitia terdaftar 100 orang, 28 orang diantaranya berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat. Tim peninjau 15 orang dengan tiga narasumber; Raudal Tanjung Banua, Sudarmoko, dan Anton Kurnia serta dua moderator Hery Joni Putra dan Marhalim Zaini.

Ketua II TPAT Padang Panjang, Ubai Dillah Al Ansory, kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perputakaaan dan Kearsipan PadangmPanjang saat dihubungi Rabu, (24/11/2022), mengatakan kegiatan ini memiliki sejumlah sasaran meliputi aspek pendidikan yang melibatkan sekolah-sekolah guna memberi ruang apresiasi tentang dunia kepenyairan. Kemudian sektor pariwisata dimana seluruh peserta akan diajak mengenal obyek-obyek wisata yang ada, dan yang tak kalah pentingnya TPAT juga menyentuh sektor UMKM Padang Panjang. Peserta akan diperkenalkan berbagai produk UMKM yang dihasilkan dan aspek religi dan budaya Padangpanjang.

Ketika disinggung mengapa kegiatannya hanya melibatkan penyair semata dari tanah air dan ASEAN? Menurut, Ubai, demikian panggilannya, dari dua kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya tahun 2018 dan tahun ini, pada kegiatan yang ketiga nantinya akan diusung aspek dunia sastra dan kepenulisan secara luas hingga menyentuh banyak pihak seperti penyair, novelis, cerpenis, esais dan lainya.

Sementara Kadis Perpustakaaan/Kearsipan Padang Panjang, diwakili Kabid Perpustakaaan, Tuti Abdul Rajab, didampingi Subkoordinator, Rita Amelia, menguraikan semua peserta TPAT baik dari dalam negeri maupun luar negeri selama kegiatan berlangsung akan ditempatkan dan menginap di rumah-rumah penduduk di desa Wisata Kubu Gadang. Ini sudah dinegosiasikan sebelumnya oleh pihak panitia hingga memberi ruang pada penduduk untuk berinteraksi dengan masing-masing peserta.

Sesuai agenda panitia, pembukaan 30 November 2022 berlangsung di komplek wisata Mifan Padang Panjang, hari kedua dilanjutkan diskusi di kampus ISI (Institut Seni Indonesia) dan DPRD sekaitan hari ulang tahun kota Padang Panjang. "Hari ketiga mengunjungi SMP dan sekolah-sekolah yang ada dilanjutkan shalat bersama di Islamic Centre, lalu makan bajamba seluruh peserta dan undangan sebagai bagian budaya yang ada," jelas Tuti dan Rita Amelia menambahkan.


Wartawan : Muharyadi
Editor : ranof

Tag :#Tpat #Perkenalan sektor pariwisata #Sektor umkm #Budaya #Penyair asean #Padang panjang #Sumbar