HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH

  • Kamis, 5 Agustus 2021
Pemko Payakumbuh Tanda Tangani Komitmen Lawan Covid-19 Bersama Forkopimda Dan Unsur Masyarakat
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melakukan penanda tanganan komitmen lawan Covid-19 bersama Forkopimda, LKAAM, Bundo Kanduang, MUI, KAN 10 Nagari, serta HBT dan HTT.

Payakumbuh, (Minangsatu) - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melakukan penanda tanganan komitmen lawan Covid-19 bersama Forkopimda, LKAAM,  Bundo Kanduang, MUI, KAN 10 Nagari, serta HBT dan HTT. Penanda tanganan komitmen tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat evaluasi penangan Covid-19 beberapa hari yang lalu di kota ini. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan kegiatan ini merupakan cara mencarikan solusi untuk mengambil langkah-langkah strategis supaya perkembangan kasus Covid-19 dapat ditekan.

"Diharapkan dengan melibatkan semua unsur dan tokoh masyarakat dalam penangan Covid-19, bisa memberikan peran aktifnya dalam penanganan Covid-19, mengingat perkembangan kasus aktif di Kota Payakumbuh kian meningkat beberapa dalam hari terakhir ini," kata Sekda Rida, Kamis (10/8).

Sekda berharap, semua pihak berkomitmen dalam penanganan pandemi yang belum tau unjungnya ini. Dirinya menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Mari kita berkomitmen bersama dalam penanganan Covid-19 ini, selalu kita ingatkan sanak saudara, anak kemenakan kita untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi semua imbauan pemerintah," sebutnya. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh Buya Mismardi mengatakan, dalam penanganan Covid-19, seluruhnya harus saling bahu membahu, saling mendukung, kalau tidak tentu semuanya akan sia-sia.

"Makanya kita tidak boleh menyerah kepada takdir sebelum kita berusaha, maksudnya tidak mungkin kita akan terhindar dari serangan Covid-19 kalau kita tidak berupaya menangkisnya bersama-sama," sebutnya.

Sementara itu Kapolres Payakumbuh Alex Prawira menjelaskan, kecenderungan kasus positif untuk Kota Payakumbuh terus meningkat. Minggu lalu saja katanya, penambahan angka kasus positif di kota Randang mencapai 156 orang hanya dalam waktu satu pekan. 

Sedangkan tambah kapolres, dalam minggu ini saja, dalam rentang waktu tiga hari sudah terjadi penambahan sebanyak 105 kasus positif Covid-19. 

"Ini merupakan perkembangan kasus yang cukup tinggi, makanya dimohonkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kita tidak ingin mengedepankan hukum terus untuk masyarakat. Kalau kesadaran itu tumbuh, Insya Allah kasus ini bisa dikendalikan," sebutnya. 

Saat ini, kata Kapolres Alex, timbul fenomena baru di tengah-tengah masysrakat, dimana orang yang kontak erat dengan yang positif tidak mau melakukan swab. Bahkan yang lebih parahnya, kalau ada gejala pun ada masyarakat yang tidak mau berobat ke Rumah Sakit dan lebih memilih membeli obat di apotek. 

"Fenomena ini akan menjadi permasalahan serius kedepannya, sehingga akan mempersulit untuk menghambat penularan kasus positif karena tidak ada keterbukaan dan kejujuran dari masyarakat" katanya.

"Maka dari itu peran aktif dari kita semua untuk saling mengingatkan antar sesama akan bahaya virus corona ini sangat di perlukan. Mari kita bekerjasama" pungkasnya. 

Kabid Kesmas dan P3, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Fatmanelly mengatakan, sampai saat ini Kota Payakumbuh telah menerima 40.990 dosis vaksin Covid-19, dan telah diberikan kepada masyarakat sebanyak 37.690 dosis dan sisa vaksin 3.300 dosis.

"Dari sekian banyak masyarakat Payakumbuh yang telah divasksin, kita juga telah memfasilitasi sebanyak 1.698 dosis bagi masyarakat luar Kota Payakumbuh. Mudah-mudahan masyarakat Payakumbuh segera melaksanakan vaksinasi," harapnya.*


Wartawan : Fegi Andriska
Editor : Benk123

Tag :#payakumbuh