HOME AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR

  • Jumat, 26 Maret 2021
Gubernur Mahyeldi: Jadi Orang Sukses Harus Istiqomah, Kompak dan Bersatu di Jalan Kebaikan
Gubernur Sumbar, jadi Khatib Shalat Jumat di Masjid Lailatul Qadar, Puncak Gunung Singgalang

Tanah Datar (Minangsatu) - Seperti biasa, dalam setiap kunjungan kerja ke daerah Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah selalu menyempatkan diri membagi ilmu dan kebaikan dengan menjadi Khotib Sholat Jum'at di Masjid Istiqomah Jorong Gunung, Nagari Tanjuang Alam Kecamatan Tanjuang Baru, Kabupaten Tanah Datar, Jum'at (22/3/2019).

Isi khotbahnya tetap mengajak jemaah untuk selalu beriman kepada Allah, Istiqomah, kompak dan bersatu di jalan kebaikan. Allah menjanjikan akan menolong bagi orang - orang yang beriman yang berbekalkan Iman. "Karena itulah ciri - ciri jadi orang yang sukses, jadilah orang yang menang di jalan Allah dan janganlah jadi umat yang kalah oleh kezaliman," ucap Gubernur Sumbar.

Kekompakan dan persatuan. Itulah kata kunci untuk keberhasilan mencapai tujuan yang dicita-citakan.Rasulullah SAW bersabda, kalian wajib berjamaah. Sebab, serigala itu hanya akan memangsa kambing yang sendirian." Demikian juga kita kaum Muslimin. Apabila kompak dan bersatu, pastilah musuh-musuh agama akan segan untuk menyerang dan menerkam kita. Baik itu musuh dari kalangan jin maupun manusia (lihat QS. an-Naas: 6).

Gubernur Mahyeldi yang biasa disapa Buya itu menyebutkan bahwa sesungguhnya manusia yang paling dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan paling dekat kedudukannya di sisi Allah adalah pemimpin yang adil, sedangkan orang yang paling dibenci oleh Allah dan paling jauh kedudukannya dari Allah adalah pemimpin yang zalim.

"Tidaklah seorang hamba yang diserahi Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia meninggal dalam keadaan curang terhadap rakyatnya, kecuali Allah haramkan masuk surga” (HR. Bukhari-Muslim)."Jadi siapa saja pemimpin yang menipu dan menzolimi rakyatnya, maka tempatnya di neraka," ucap Buya Mahyeldi.

Sebelum pelaksanaan shalat Jum'at, Gubernur Mahyeldi, meresmikan masjid tersebut, yang terletak di puncak gunung Singgalang, Kabupaten Tanah Datar.

Gubernur berharap masjid yang telah dibangun dapat lebih mempererat hubungan silaturrahmi antara warga yang tinggal di pergunungan Singgalang, serta dimanfaatkan untuk beribadah dan memakmurkan Masjid serta menjaganya.

Menurut Buya Mahyeldi, dalam ajaran Islam masjid adalah sebaik-baiknya tempat di muka bumi, bahkan Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar kepada para hamba-Nya yang ikhlas menyumbangkan hartanya untuk membangun masjid.

Dalam kaitan membangun umat, masjid bukan hanya berfungsi untuk tempat ibadah akan tetapi masjid juga berfungsi sebagai tempat dimana umat Islam bersatu, bermusyawarah dan bermuamalah, maupun ujian-ujian lainnya dari Allah SWT, seperti Pandemi Covid-19 yang masih melanda bangsa Indonesia dan masyarakat Sumbar pada khususnya.

"Melihat dari kondisi Nagari Singgalang ini, saya rasa warga disini jauh dari pandemi Covid-19, maka saya berharap para petani yang ada disini bisa terus beraktifitas untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan di Sumbar," ucapnya.

"Kiranya masjid ini dapat memancarkan cahaya kebaikan untuk menerangi dan menuntun kaum muslimin dan muslimat agar istiqamah melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar atau menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kejahatan," ungkapnya.

Selanjutnya Gubernur pun meninjau kawasan sekitar, tempat wudhu, dan suasana di dalamnya menjelang dilaksanakan shalat Jum'at yang langsung menjadi Khatibnya, Buya Mahyeldi.


Wartawan : Rilis/Hms-Sb
Editor : ranof

Tag :#Masjid#Lailatul qadar#Singgalang#Gubernur#Sumbar#Mahyeldi#