HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 27 April 2017
566.018 Pelanggan Listrik Bersubsidi Sumbar Akan Dicabut
Padang(Minangsatu) - PT PLN (Persero) akan mencabut secara bertahap hingga Juni 2017 terhadap 566.018 pelanggan listrik bersubsidi di Provinsi Sumatera Barat.
"Jumlah pelanggan tersebut sesuai dengan data yang diberikan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk pelanggan yang dikenakan tarif non subsidi," kata Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumbar, Remalis di Padang.
Ia mengatakan, pemerintah melalui lembaga TNP2K telah melakukan survei terhadap masyarakat pelanggan tidak mampu di Sumbar untuk menentukan yang berhak menerima subsidi.
Sementara total listrik bersubsidi selama ini di Sumbar tercatat sebanyak 709.498 pelanggan. Setelah disurvei maka sebanyak 143.480 merupakan pelanggan listrik bersubsidi atau golongan R1 (900 VA).
Dalam data TNP2K, dia menyebutkan pelanggan yang memiliki kendaraan seperti mobil dan motor merupakan contoh pelanggan yang dianggap mampu dan tidak berhak menikmati subsidi untuk orang miskin.
"Kami hanya menerapkan tarif non subsidi berdasarkan rekomendasi data yang dikeluarkan TNP2K, jadi PLN hanya mengeksekusi bukan menentukan tarif," ujarnya.
Ia menjelaskan pencabutan tarif non subsidi ini akan dilakukan dalam tiga tahap, pertama terhitung sejak 1 Januari 2017, kedua, 1 Maret 2017, dan tahap terakhir pada 1 Mei 2017.
"Kami akan memberlakukan perhitungan selama dua bulan sekali, dan hingga Juni 2017 pelanggan listrik Sumbar telah merasakan subsidi yang tepat sasaran," katanya.(*)
Editor :
Tag :#PLNWilayahSumbar #Listrik
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI: NAGARI CREATIVE HUB ADALAH AGENDA BESAR PEMBANGUNAN EKONOMI SUMBAR BERBASIS NAGARI
-
GUBERNUR MAHYELDI SAMBUT KEDATANGAN MENAKER RI DI BIM
-
KEMENDAGRI APRESIASI PROGRES REHABILITASI LAHAN TERDAMPAK BENCANA DI SUMBAR
-
SEKDAPROV SUMBAR ARRY YUSWANDI ; KEBERADAAN SATPOL PP DAN DAMKAR MEMILIKI PERAN STRATEGIS
-
GUBERNUR MAHYELDI HADIRI HALALBIHALAL, UNAND SIAP KOLABORASI DENGAN SUMBAR
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG