HOME KESEHATAN KABUPATEN DHARMASRAYA
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Dharmasraya Salurkan Bantuan Permakanan Bagi Ibu Hamil Dan Menyusui Di Pulau Punjung Dan Koto Baru
Bupati Dharmasraya Salurkan Bantuan Permakanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui di Pulau Punjung dan Koto Baru
Dharmasraya (Minangsatu) – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan permakanan tahap VI bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Koto Besar, Minggu (25/10/2026).
Program ini merupakan realisasi janji kampanye pasangan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni untuk mendukung pemenuhan gizi ibu dan anak serta mencegah stunting sejak dini.
Di Kecamatan Pulau Punjung, bantuan diberikan kepada 81 penerima manfaat, terdiri atas 37 ibu hamil dan 44 ibu menyusui. Sementara itu, di Kecamatan Koto Besar terdapat 37 penerima manfaat, dengan rincian 19 ibu hamil dan 18 ibu menyusui.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Hj. Yosta Defina, Plt. Kepala Dinas Sosial P3APPKB dr. Helmi Muslim, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Pulau Punjung Erik Harja, serta Camat Koto Besar.
Annisa mengatakan, program bantuan permakanan tersebut dilaksanakan secara bertahap selama masa kehamilan hingga enam bulan masa menyusui. Program ini diharapkan membantu ibu memenuhi kebutuhan gizi selama periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Menurutnya, pemenuhan gizi harus menjadi perhatian sejak masa kehamilan, bukan hanya setelah anak lahir atau memasuki usia balita. Pencegahan stunting perlu dimulai sejak dini melalui asupan nutrisi yang cukup, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan pendampingan kesehatan ibu serta anak.
“Justru sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi ibu sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin,” ujarnya.
Ia berharap seluruh ibu hamil dan ibu menyusui di Kabupaten Dharmasraya senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran hingga proses persalinan. Anak-anak yang dilahirkan diharapkan tumbuh sehat, cerdas, saleh dan salehah, serta menjadi generasi penerus yang mampu membangun Dharmasraya pada masa mendatang.
Annisa menjelaskan, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga dalam kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan yang digunakan pemerintah. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah dan akan diperluas jika kondisi keuangan daerah semakin membaik.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kader Dasawisma untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Selain penyaluran bantuan, edukasi mengenai gizi, pemeriksaan kehamilan, dan kesehatan ibu serta anak perlu terus diperkuat.
Secara keseluruhan, akumulasi penyaluran bantuan permakanan di seluruh kecamatan sejak program ini diluncurkan pada Mei, hingga Oktober 2026 mencapai 1.469 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 141 penerima pada Mei, 230 pada Juni, 251 pada Juli, 264 pada Agustus, 283 pada September, dan 300 pada Oktober.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap program ini terus memberikan manfaat bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata.
(Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag : Bupati Dharmasraya, Salurkan Bantuan, Permakaman, bagi Ibu Hamil dan Menyusui, di Pulau Punjung dan Koto Baru
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LIMA PUSKESMAS DIKERAHKAN, PEMKAB DHARMASRAYA BAGIKAN MASKER KEPADA SELURUH ANAK SEKOLAH
-
POLRES DHARMASRAYA BAGIKAN MASKER DAN PAMFLET HIMBAUAN CEGAH KARHUTLA
-
KAPOLRES DAN KETUA CABANG BHAYANGKARI DHARMASRAYA BAGIKAN MASKER KEPADA PEMGENDARA MELINTAS DI JALINSUM
-
PEMKAB DHARMASRAYA BAGIKAN RIBUAN MASKER KEPADA PENGGUNA JALAN, TERKAIT SEMAKIN TEBALNYA KABUT ASAP DIDUGA AKIBAT KARHUTLA
-
PUSKESMAS TIUMANG HADIRKAN KURMA MILK DAN ROTI, JEMPUT BOLA LAYANI IBU HAMIL KEK DAN RISIKO TINGGI
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI