HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 20 Maret 2022
Warung Kuliner Gerakkan Roda Ekonomi Pelaku UKM Rumahan
Pd. Panjang. (Minangsatu) - Kehadiran kedai (warung) kuliner di sejumlah sudut Kota Padang Panjang, setidaknya telah mampu menjadi tumpuan ekonomi bagi warga pelaku usaha makanan rumahan. Misal, penjual goreng pisang, bakwan, kerupuk lado disamping sejumlah aneka makanan khas lainnya. Setiap pagi, kita bisa melihat puluhan warga memenuhi warung warung kopi dan katupek di Kota Padang Panjang.
"Minum pagi diwarung atau kedai kopi, itu telah menjadi kebiasaan masyarakat kita. Disamping menikmati sarapan pagi, sekaligus dapat dijadikan ajang untuk membangun silaturrahmi antar sesama warga," ujar Dedi, 46, salah seorang warga rantau.
Yang lebih hebatnya keberadaan warung kopi dan katupek, keberadaannya turut memberi andil disektor pertumbuhan ekonomi bagi warga bergerak diusaha makanan rumahan.
"Coba lihat, disetiap warung kopi berapa banyak warga menitipkan makanan produk rumahan," tambah Dedi yang turut dianini Rudi salah seorang warga lainnya.
Sementata, Desi, 53, pemilik warung menambahkan, setidaknya ada sepuluh jenis makanan dititipkan warga di warungnya.
"Alhamdulillah, semua habis. Kalaupun ada sisa, paling dua atau tiga potong," terang Desi kini sedikit mengeluhkan mahal dan langkanya minyak goreng.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANTU WARGA DAPATKAN BAHAN POKOK TERJANGKAU, PEMKO GELAR OPETASI PASAR MURAH
-
TP-PKK PADANG PANJANG BERBAGI TAKJIL, DI BELI KE PEDAGANG KULINER LOKAL
-
PASAR PUSAT PADANG PANJANG, SEJUMLAH KOMODITAS TURUN HARGA
-
HARGA CABAI HIJAU, MERAH, DAN RAWIT TURUN SERENTAK
-
PEDAGANG LOS A PASAR PUSAT MINTA WAKO SIDAK KONDISI PASAR YANG SEPI PEMBELI
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL