HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Minggu, 14 Januari 2024
Warga X Koto Kecewa Dengan Kepemimpinan Duet Bupati-Wabub Tanah Datar Ketika Marapi Erupsi
Warga X Koto Kecewa Dengan Kepemimpinan Duet Bupati-Wabub Tanah Datar Ketika Marapi Erupsi
Tn. Datar. (Minangsatu) - Sebagai wilayah penghasil sayur mayur terbesar di Kabupaten Tanah Datar, lahan pertanian warga diwilayah X Koto ini cukup parah dihantam debu vulkanik Gunung Marapi yang erupsi 3 Desember lalu, dan hingga kini belum berhenti. Warga petani dan pekerja harian disawah sawah di X Koto, kini sangat terpukul akibat gagal panen dan sangat ber_imbas pada sisi ekonomi keluarga.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dibawah kepemimpinan duet Eka-Richi, sejak erupsi Marapi melanda X Koto sarupo indak pernah batanyo, bagiamana kondisi warganya, sebagai ditawarkan didingin.
'Jangankan bantuan sembako akan diharapkan petani dan pekerja terdampak erupsi diharapkan dari Pemkab Tanah Datar, masker kesehatan gratis saja tidak pernah diberikan Pemkab pada warga X Koto," ketus tokoh X Koto, A Dt Katik, Ahad (14/1/2024) siang.
Jangankan Bupati atau Wakilnya mau datang ke nagari nagari tetdampak erupsi Marapi di X Koto, pejabat terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Pertanian, maupun jajaran Camat X Koto sarupo indak manampakkan batang hidung menanyakan kondisi warga. Termasuk petan BPBD untuk bagi masker kesehatan gratis. Secara pribadi, saya melihat Kecamatan X Koto sarupo dianak tirikan Pemkab Tanah Datar, tandas Dt Katik.
" Saya menaruh harapan besar, dengan sikap Pemkab Tanah Datar nan basilengah ke warga X Koto saat musibah terjadi, kiranya dapat diambil hikmahnya. Mudah mudahan, warga X Koto nan sukses dinagari urang bisa menyatukan semangat, bagaimana membantu dunsanak dikampung kini dilanda musibah erupsi Marapi. Kini, ratusan mungkin ribuan petani dan pekerja sawah tak bisa beraktifitas lantaran Marapi masih erupsi," kata Datuk Katik.
Editor : melatisan
Tag :#Pertanian #Erupsi Marapi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BERSAMA ORMAWA, UKM, DAN UKK, DEMA UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR TURUN KE JALAN GALANG DANA BAGI KORBAN BANJIR LINTAU TANAH DATAR
-
SENTUH HATI WARGA SETANGKAI DAN TALUAK, EMERSIA GROUP BAWA BANTUAN TAK TERDUGA
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH NYALAKAN LISTRIK DI PELOSOK TANAH DATAR, 15 KK DI TANJUNG MODANG KINI NIKMATI TERANG SETELAH PULUHAN TAHUN
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026