HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 2 April 2022
Warga Dihimbau Waspada Bahaya Kebakaran Terkait Musim Kemarau
Padang Panjang (Minangsatu) - Beberapa hari belakangan cuaca panas menyengat menyelimuti Kota Padang Panjang. Panas menyengat yang terjadi sekarang cukup luar biasa, karena tidak diselingi curahan hujan seperti di bulan-bulan sebelumnya. Sedang di malam hari, cuaca terasa sangat dingin.
Kadis Kominfo Kota Padang Panjang, Ampera Salim pada Minangsatu.com, Jumat (1/4/2022) mengatakan, menyikapi cuaca panas menyengat yang terjadi saat ini Pemko sesuai arahan Wali Kota, sudah keluarkan edaran meminta warga untuk waspada akan ancaman bahaya kebakaran. "Bahkan, edaran ini juga telah sampaikan melalui siaran mengingat kondisi cuaca panas berlangsung saat ini," tutur Ampera.
"Hal lain tak kalah penting kita sampaikan, bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah Ramadan di malam hari, tolong peralatan listrik atau api kompor dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Lebih baik kita waspada dari pada telah terjadi musibah baru kita sadar," tambahnya.
Sementara itu, pada Jumat (1/4/2022) siang sempat terjadi kebakaran lahan kering terletak di kawasan Sago yang berada persis di pinggang Bukit Tui. "Alhamdulillah, berkat kesigapan satuan BPK yang langsung turun ke lokasi amukan api segera dapat dipadamkan," sebut Ampera Salim.
Editor : ranof
Tag :#Wapada cuaca panas #Waspada kebakaran #Padamkan api saat shalat tarwih #Padang Panjang #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
EMPAT RUMAH DI SUNGAI ANDOK LUDES DILALAP SI JAGO MERAH, 24 WARGA DIUNGSIKAN
-
SABUT RAMADAN, WARGA DAN ASN PADANG PANJANG GELAR PAWAI OBOR
-
TP PKK GELAR PERTEMUAN BULANAN BAHAS JAMBORE PKK
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN