HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 30 Desember 2020
Walikota Payakumbuh Instruksikan Tutup Objek Wisata Di Tahun Baru
Payakumbuh (Minangsatu) - Untuk menciptakan suasana kondusif serta aman Covid-19 pada malam pergantian tahun baru Masehi, 2020 ke 2021, Wali Kota Riza Falepi mengubah kebijakan setelah mengeluarkan Surat Himbauan Nomor 451/39/Wk-Pyk/2020 Tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Kota Payakumbuh, 23 Desember lalu.
Diperbaharui dengan Surat Himbauan Nomor : 007/40/Wk-Pyk/2020 tanggal 30 Desember 2020. Hal ini dilakukan menindaklanjuti SE Gubernur Sumatera Barat Nomor 06/ED GSB-2020 tanggal 29 Desember 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat untuk Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) pada libur Tahun Baru 2021.
Dalam perubahan kebijakan itu, ada dua hal yang menjadi poin utama, yakni Wali Kota Riza Falepi menutup operasional objek wisata di Payakumbuh semula 2 hari menjadi 4 hari, pemilik/pengelola objek wisata (Ngalau Indah, Panorama Ampangan, tepian Batang Agam, dan lain-lain) diminta untuk menutup operasional mulai dari tanggal 31 Desember 2020 jam 14.00 WIB sampai dengan tanggal 3 Januari 2021 jam 14.00 WIB, serta Riza juga melarang aktivitas keramaian di tempat hiburan, cafe, restoran, rumah makan.
Juga diminta untuk tidak mengadakan kegiatan khusus yang berkaitan dengan pergantian tahun baru 2021, melayani makan/minum dengan protokol kesehatan ketat, serta mengutamakan untuk dibawa pulang (take away) dari tanggal 31 Desember 2020 jam 19.00 WIB sampai tanggal 3 Januari 2021 jam 21.00 WIB
"Benar, kita mengubah dua poin dari himbauan sebelumnya setelah surat edaran dari gubernur keluar, kita harap masyarakat dapat mematuhi himbauan yang kita keluarkan. Yang jelas kita ingin agar malam pergantian tahun tidak diisi kegiatan hura-hura dan tidak bermanfaat. Lebih baik di rumah saja bermuhasabah dan aman dari Covid-19," kata Wako Riza Falepi.
Wako Riza meminta kepada orangtua agar memberikan pemahaman dan melakukan pengawasan kepada keluarganya agar terhindar dari dampak negatif dan perilaku maksiat serta hura-hura dalam pergantian tahun baru.
"Kepada Ketua RT, Ketua RW, Ketua LPM dan Lurah se-Kota Payakumbuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah masing-masing. Kepada Ninik Mamak, Alim Ulama dan tokoh masyarakat untuk membantu mensosialisasikan himbauan kami ini dalam rangka mendukung Payakumbuh bebas dari maksiat dan semakin aman dari penyebaran Covid-19," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#tahunbaru, #payakumbuh, #covid-19
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BAWASLU PAYAKUMBUH JALIN KERJA SAMA DENGAN PWI PAYAKUMBUH-LIMAPULUH KOTA HADAPI PERSIAPAN PEMILU 2029
-
JELANG BERAKHIR KEPENGURUSAN, KARANG TARUNA AUDIENSI DENGAN WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
UNGGUL 6 SUARA, POPON KEMBALI PIMPIN PWI PAYAKUMBUH-LIMAPULUH KOTA
-
KONFERENSI PWI PALIKO: POPON KEMBALI TERPILIH, UNGGUL 13-7
-
SIARAN PERS PWI SUMBAR: PWI PALIKO SIAP GELAR OKK, 47 PESERTA LOLOS VERIFIKASI
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI