HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Kamis, 14 November 2019
Wabup Zuldafri Darma Kunjungi Warga Lansia
Batipuah (Minangsatu) - Mendengar informasi tentang kodisi salah seorang warga yang tinggal disebuah tempat yang sangat tidak layak dan miskin, Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma dengan didampingi camat Batipuh Selatan Heru Rachman serta Kapolsek Batipuh Selatan, Kamis (14/11) langsung datangi tempat tinggal warga tersebut.
Syahril (86 tahun) tinggal seorang diri di sebuah gubuk yang sangat tidak layak huni di Nagari Sumpur Batipuh Selatan, Syahril juga menderita sakit jantung dan harus berobat rutin ke Padang.
Saat dikunjungi oleh wabup, Syahril mengaku bahwa saat ini dia tinggal sendiri di pondok yang baru saja diperbaiki berkat bantuan dari sumbangan Purna Praja yang pengumpulannya disponsori oleh camat Batipuh Selatan Heru Rachman. Dia juga mengaku mempunyai seorang anak, namun saat ini anaknya tinggal dan menetap di Jakarta.
Sementara Wakil Bupati Zuldafri Darma, setelah melihat kondisi salah seorang warganya yang dalam keadaan memprihatinkan ini menjelaskan bahwa pemerintah secara menyeluruh sudah banyak memiliki program terkait dengan wujud atau perhatian terhadap warga-warga yang kurang mampu termasuk usia-usia lanjut yang memerlukan perhatian. Namun demikian masih ada juga yang luput dari perhatian kita bersama, sehingga masih ada juga yang kita temui termasuk bapak Syahril ini. Sehingga sampai saat ini belum mendapatkan perhatian, pembinaan dan bantuan dari pemerintah.
“Ini perlu kita lakukan lagi pemetaan lagi, inventarisir lagi, mana yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan bantuan dari pemerintah daerah. Kita akan lakukan kembali pemetaan mulai dari nagari, kecamatan sampai pada dinas social termasuk dinas pemberdayaan masyarakat dan pengendalian penduduk dan KB,” ujarnya.
“Ini harus kita petakan kembali, sehingga seluruh program kegiatan yang kita realisasikan kalau bisa memang betul-betul tepat sasaran, dan kita berharap para wali nagari lebih proaktif lagi dalam melihat kondisi masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan termasuk kesehatannya. Artinya kita harus memperhatikan masyarakat kita secara menyeluruh,” tambah Zuldafri yang di kesempatan itu juga memberi bantuan.
Sementara, camat Batipuh Selatan Heru Rachman membenarkan bahwa selama ini bapak Syahril luput dari pendataan oleh pemerintah, baik itu dari pemerintahan nagari, kecamatan sampai kabupaten, sehingga sampai saat ini Syahril belum mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah.
Namun, sebagai salah satu warganya dia juga tidak akan menutup mata begitu saja. Dan salah satu upaya Heru telah menggalang dana bantuan melalui Purna Praja dan dari hasil pengumpulan sumbangan tersebut sudah diberikan kepada Syahril.
“Dari sumbangan yang kami kumpulkan, kami sudah belikan bahan untuk dinding dan atap seng untuk pondok tempat tinggal Syahril. Selebihnya, kami belikan kasur dan sembako serta uang tunai untuk bantuan biaya pergi berobat ke Padang,” ujar Heru.
Lebih lanjut Heru menjelaskan, sebelumnya Syahril tinggal di gubuk dengan berdinding dan beratapkan terpal saja, dan tidurnya hanya beralaskan dengan kardus. Namun saat ini dindingnya sudah diganti dengan triplek dan atapnya seng dan sudah ada kasur untuk alas tidurnya.
Editor : sc.astra
Tag :#tanahdatar #bantuan lansia
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BERSAMA ORMAWA, UKM, DAN UKK, DEMA UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR TURUN KE JALAN GALANG DANA BAGI KORBAN BANJIR LINTAU TANAH DATAR
-
SENTUH HATI WARGA SETANGKAI DAN TALUAK, EMERSIA GROUP BAWA BANTUAN TAK TERDUGA
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH NYALAKAN LISTRIK DI PELOSOK TANAH DATAR, 15 KK DI TANJUNG MODANG KINI NIKMATI TERANG SETELAH PULUHAN TAHUN
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026