HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Senin, 21 April 2025
Wabup Dharmasraya Sampaikan Nota Jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD
Wabup Dharmasraya Sampaikan Nota Jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD
Dharmasraya (Minangsatu) – Wakil Bupati Dharmasraya, Leliarni, S. Pd, M. Si, sampaikan nota jawaban pandangan umum fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, saat digelarnya rapat paripurna, di gedung DPRD setempat, Sabtu (19/4/25).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, didampingi Wakil Ketua I, Sujito, Wakil Ketua II, Ade Sudarman, beserta anggota dewan terhormat lainnya, berlangsung kidmat.
Leli arni, dalam penyampaiannya mengatakan, apresiasi atas dukungan dari tujuh fraksi terhadap nota penjelasan Bupati, dinilai penting demi kelancaran pembahasan Ranperda.
Tanpa dukungan DPRD, daerah alsangat berisiko atas sanksi berupa penundaan atau pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Ranperda, telah di evaluasi. Sehingga selaras dengan aturan tertulis, maupun tidak tertulis. Sehingga tidak tumpang tindih. Proses penyusunannya, juga mengikuti ketentuan perundang-undangan. Trmasuk evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri, sebagai tahapan akhir sebelum pemberlakuan.
"Setelah persetujuan bersama pada 26 April 2025, kita akan mengajukan permintaan nomor register ke Gubernur Sumatera Barat. Setelah itu, perda akan disampaikan kepada Mendagri dan Menkeu," Terang Leliarni.
Ia juga menyampaikan, bahwa perda ini memberikan kepastian hukum terhadap pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Bakan, pelanggar pajak akan dikenai sanksi pidana kurungan hingga dua tahun. Sedangkan pelanggaran retribusi dapat dikenai kurungan tiga bulan atau denda maksimal tiga kali lipat dari retribusi yang terutang.
DPRD juga mengapresiasi langkah inventarisasi aset daerah. Baik aset bergerak, maupun tidak. Sehingga dapat dijadikan sumber pendapatan baru.
Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) tengah melakukan inventarisasi objek pajak dan retribusi. Sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal. Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Bukan itu saja, Monitoring dan pengawasan, juga akan ditingkatkan. Bagian dari usaha tepat sasaran dalam memakai anggaran, terkait dengan efisiensi anggaran, Pemkab membatasi perjalanan dinas dan memberlakukannya hanya dengan izin tertulis.
Hal ini, tentunya perlu didukung oleh anggota DPRD dalam bentuk kepatuhan terhadap Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja.
"Optimalisasi PAD, serta efisiensi anggaran. Sangat penting diberlakukan. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan keuangan daerah dari defisit APBD tahun 2025. Di hari ke-57 kepemimpinan kami, mari kita bergandengan tangan, membangun Dharmasraya lebih maju, mandiri, dan sejahtera," pungkas Leliarni.
Editor : melatisan
Tag :#Pandangan Umum Fraksi #DPRD Dharmasraya
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DHARMASRAYA DIPASTIKAN JADI LOKASI PEMBANGUNAN SEKOLAH NASIONAL TERINTEGRASI, SIAP TERIMA INVESTASI RP250 MILIAR
-
PEMKAB DHARMASRAYA IMBAU MASYARAKAT SEMARAKKAN HUT KE-81 RI LEWAT GERAKAN PEMBAGIAN BENDERA MERAH PUTIH
-
BUPATI ANNISA TEMUI REKTOR ITB, BAHAS BEASISWA KULIAH HINGGA PENDAMPINGAN PROYEK STRATEGIS
-
YBM PLN UP3 PAYAKUMBUH SALURKAN BANTUAN BAGI TUJUH PENERIMA MANFAAT, WUJUDKAN KEPEDULIAN NYATA UNTUK MASYARAKAT
-
BUKA FESTIVAL LITERASI, SEKDA AJAK WARGA BUDAYAKAN GEMAR MEMBACA
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG