- Rabu, 24 Desember 2025
Viral Berkat Konten Edukasi, Bripda Ananda Rafi Kini Bernaung Di Jwara Creative
Jakarta (Minangsatu) - Bripda Ananda Rafi, sosok polisi yang sempat viral di media sosial pada tahun 2023 karena pernah berjualan ikan cupang dan sempat dipandang sebelah mata oleh keluarga kekasihnya. Ananda Rafi mengatakan kepada awak media pada Rabu (24/12/2025), kini ia resmi bergabung dalam jajaran artis Jwara Creative di Jakarta.
Ananda Rafi mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Jwara Creative bermula dari ajakan seorang teman dalam acara temu kangen bersama Fajar Sadboy, yang merupakan alumni sebuah travel umrah. Dari pertemuan tersebut, ia kemudian diperkenalkan kepada pihak Jwara Creative sebagai seorang anggota kepolisian sekaligus konten kreator yang aktif memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat secara humanis, unik, dan lucu.
“Akhirnya pihak Jwara Creative merekrut saya untuk bergabung dalam manajemen agar mendapatkan bimbingan dan arahan dalam mengelola media sosial dengan lebih baik, tanpa mengesampingkan prioritas utama saya sebagai anggota kepolisian,” ujar Ananda Rafi.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya kerap menerima undangan sebagai narasumber, baik untuk podcast, acara televisi, maupun kegiatan di sekolah-sekolah. Menurutnya, pendampingan dari Jwara Creative sangat membantu, terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak yang mengundangnya, mengingat kesibukannya dalam menjalankan tugas kedinasan.
Ananda Rafi lahir pada 6 Mei 2000 dan berasal dari Rantauprapat, Sumatera Utara. Ia merupakan anak dari orang tua yang berprofesi sebagai guru. Ananda Rafi juga dikenal sebagai qori Al-Qur’an berbakat. Selain unggul dalam bidang keagamaan, ia juga menorehkan prestasi gemilang di cabang pencak silat dengan meraih gelar juara nasional mewakili Mabes Polri.
Keahlian Ananda Rafi dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an membuatnya kerap dipercaya menjadi qori dalam berbagai kegiatan dan acara resmi. Perpaduan antara kemampuan spiritual dan ketangguhan fisik yang dimilikinya menjadikan sosok Bripda Rafi inspiratif, sebagaimana diberitakan oleh POLRI TV RADIO serta sejumlah media lainnya yang menyoroti capaian prestasinya.
Lebih lanjut, Ananda Rafi menjelaskan bahwa Jwara Creative tetap mendukungnya untuk berada dalam koridor kedinasan. Ia selalu mengutamakan tugas kepolisian serta memastikan adanya izin administratif dari pimpinan di kesatuannya sebelum menghadiri kegiatan bersama masyarakat.
“Dengan begitu, korelasi antara kedinasan dan hobi mengedukasi masyarakat bisa berjalan seimbang tanpa meninggalkan kewajiban sebagai anggota Polri,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa konten edukasi tertib berlalu lintas biasanya dibuat saat hari libur atau setelah lepas dinas. Di bawah bimbingan Kakorlantas dan Dirgakkum, ia merasa terbantu dalam mengelola media sosial agar tetap terarah, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat bersama Jwara Creative.
“Saya sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan,” tutup Ananda Rafi.
Editor : Fadli
Tag :bripda ananda rafi,jwara creative,konten kreator,tertib berlalu lintas,
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BRIN DUKUNG KULIAH LAPANGAN MAHASISWA STKIP ABDI PENDIDIKAN PAYAKUMBUH DI CANDI KEDATON JAMBI
-
KKP RAMPUNGKAN 65 KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH TAHAP I, SATGAS DIKERAHKAN PERCEPAT OPERASIONAL
-
VANYA WIJAYA AJAK GENERASI MUDA IKUT LOMBA NYANYI TINGKAT NASIONAL “JIWANTARA KANJURUHAN 2026 SEASON I”
-
JAGA DESA TERINTEGRASI SISKEUDES, KEJAKSAAN PERKUAT PENGAWASAN DANA DESA SECARA REAL TIME
-
PT MAHAKARYA ABADI KONSULTAN TEGASKAN KOMITMEN PROFESIONALISME DI TENGAH ISU NEGATIF
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"