- Selasa, 7 September 2021
Ukiran Siriah Gadang Pada Istano Pagaruyung, Simbol Kegembiraan, Persahabatan Dan Persatuan
Oleh : Chandra Antoni
Istano Basa Pagaruyung memiliki beragam fakta dan keunikan, tak terkecuali ukiran dindingnya.
Dari sekian banyak motif ukiran yang ada pada dinding rumah gadang Istana Pagaruyung, salah satunya dikenal dengan motif siriah gadang, sebut penghulu kaum suku piliang di Nagari Minang Kabau Dt. Gindo Malano.
Sirih Gadang ( Bahasa Minang : Siriah Gadang) adalah motif atau ragam hias yang identik dengan Minangkabau. Bentuknya berupa sirih berdaun lebar dengan pola berderet. Motif ini terutama diterapkan pada ukiran kayu di Istana Pagaruyung maupun Minang Kabau dan kain songket, jelasnya.
Menurutnya, Motif ini bukan hanya mempunyai nilai estetis, tapi juga menyimbolkan kegembiraan, persahabatan, dan persatuan.
Munculnya motif hias sirih gadang pada ukiran tradisional Minangkabau menunjukkan bahwa sirih merupakan benda budaya yang sangat penting dan bahkan sakral, ucapnya.
Makna motif hias sirih gadang pada bangunan Istana Pagaruyung, dan arti penting sirih dalam adat budaya Minangkabau.
"Siriah mempunyai peran penting dalam adat budaya Minang Kabau," katanya.
Hasil kajian menunjukkan bahwa motif sirih gadang pada ukiran bangunan tradisional diinspirasi dari tumbuhan yang ada di alam sekitar. Selain itu, motif ini sebenarnya berakar dari masa prasejarah, tambahnya.
Hal ini dibuktikan dengan adanya kemiripan bentuk motif sirih pada ukiran dengan motif hias pada menhir yang merupakan tinggalan budaya megalitik.
Motif ini bukan hanya mempunyai nilai estetis, tapi juga menyimbolkan kegembiraan, persahabatan, dan persatuan. Munculnya motif hias sirih gadang pada ukiran tradisional Minangkabau menunjukkan bahwa sirih merupakan benda budaya yang sangat penting dan bahkan sakral.
Hal ini dikuatkan dengan adanya penggunaan sirih dalam setiap kegiatan adat masyarakat Minangkabau hingga masa sekarang.
Seperti misalnya, siriah digunakan untuk memanggil masyarakat untuk datang baralek dalam sebuah acara pernikahan, pungkasnya.*
Tag :#pagaruyung
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR
-
PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG MENJADI BOKASHI RAMAH LINGKUNGAN DI NAGARI LABUH
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN