HOME PEMBANGUNAN KOTA PAYAKUMBUH

  • Kamis, 3 Oktober 2019

Tim PSDA Sumbar Tinjau Pengerjaan Reklamasi Batang Agam

Lokasi pengerjaan reklamasi batang Agam
Lokasi pengerjaan reklamasi batang Agam

Payakumbuh (Minangsatu) - Hujan yang mengguyur  Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh kota dan Kabupaten Agam sejak beberapa hari lalu membuat debit air Batang Agam meningkat. Akibatnya, tanggul yang mulai dicor di pinggiran reklamasi ikut ’dihondoh’ atau terbawa arus air.

Terkait dengan itu, Kasi Operasi Proyek Pengelolaan Sumber Daya Air (OP PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Barat, Wilman, bersama  rombongan melakukan peninjauan dan turun ke lokasi pengerjaan reklamasi Batang Agam di bawah jembatan Diponegoro atau Jalan Pacuan. Kedatangan Wilman dan rombongan diterima Site Manajer CV Ghazzy dan staf konsultan proyek lainnya.

Disebutkan, untuk kelancaran tugas-tugas pengerjaan program pengendalian  dan pengamanan pantai dengan pengerjaan pembangunan sarana  dan prasarana  perkuatan Tebing Batang Agam menggunakan dana Rp 2.367.627.625,50 bisa diselesaikan pada Desember 2019.

Tim PSDA Sumbar  memberi petunjuk dan saran dalam mengatur sqedul pengerjaan proyek, sehingga bobot dari 20 persen pekerjaan itu bisa diselesaikan  sesuai target. Berdasarkan target pengerjaan jika sesuai sqedul, maka pada minggu kedua Oktober ini pekerjaan sudah mencapai 30 persen. “Kalau masih ada ganggun air Batang Agam yang masih mengalir, maka  pekerja diberikan tugas-tugas di luar  aliran air. Sebab kita memang sudah lama juga menunggu curah hujan, dan kini sudah dikabulkan  Allah, tentu juga bersyukur,” kata Wilman.

Di tempat  yang sama, Site Manajer CV Ghazzy, Randi, mengaku optimis proyek yang dikerjakan dapat diselesaikan tepat waktu,apalagi setelah mendapat arahan teknis dari tim PSDA PUPR Sumbar. “Jumlah tenaga ditambah, penggunaan alat berat ditingkatkan frekuensinya. Kami juga sudah mengatur kedatangan  bahan-bahan untuk pengecoran, yakni pasir dan semen  yang sudah sampai di lokasi proyek,” katanya.

Randi menambahkan, usaha pengeringan di lokasi pengecoran sudah dilakukan. Sehingga,kegiatan berjalan lancar.

Proyek Wika- NKE-KSO

Sementara itu, seiring pengerjaan proyek Reklamasi Batang Agam yang dikerjakan dengan dana  Rp 2,3 miliar, kini  juga tengah direalisasikan dana APBN sebesar Rp 180 miliar yang digunakan untuk pengerjaan proyek sepanjang  8 km yang berada di jembatan Ibuh, Tanjung Pauh, dan samping jembatan Tanjung  Pauh Koto Nan Ampek.

 

Humas Wika-NKE-KSO, yang  diwakili  Tony dan Putra,  Selasa ( 3/10 ), mengatakan, pengerjaan pembangunan jalan, track untuk pejalan kaki, taman dan lain saat ini sedang berlangsung. “Mudah-mudahan untuk  pekerjaan bagian bawah selesai dan terhindar dari gangguan air Batang Agam,” kata Tony yang mewakili  Manager WIKA-NKE-KSO R. Gan-Gan S.Permana  dan Deputi Manager Sigit Isnianto yang sedang tugas dinas ke Jakarta.

Tony menambahkan, jika pemadatan jalan proyek sudah selesai, maka akan masuk tahap pengaspalan, sehingga ruas jalan di pinggir Batang Agam menjadi mulus.  "Kami sebagai pekerja pada proyek ini, tentu sangat optimis bisa selesai tepat waktu" tambahnya.


Wartawan : Fegi Andriska Putra
Editor : melatisan

Tag :#psda sumbar

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com