HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 3 April 2023
Tim BPOM Terpadu Provinsi Lakukan Uji Petik Makanan Di Pasar Kuliner Padang Panjang
Pd. Panjang (Minangsatu) - Tim Terpadu Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pangan dan Polda Sumbar, Senin (3/4/2023) siang, lakukan pemeriksaan uji petik makanan dikawasan Pasar Kuliner Padang Panjang.
Kata Ahli Madya Balai Besar POM di Padang, Drs. Antoni Asdi, M.Farm, pengawasan ini rutin dilaksanakan, baik saat Ramadan maupun memasuki Idulfitri.
"Disini, kita memeriksa keamanan makanan dijual distributor Padang Panjang. Selain memeriksa izin edar, kami juga memeriksa layak atau tidaknya makanan tersebut untuk dikonsumsi," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memeriksa mutu produk takjil dijual masyarakat. Mereka mengambil 16 sampel akan di-screening dengan pengujian rapid test.
"Ada 16 sampel kami ambil dari pedagang Paskul dan Pasar Pusat Padang. Dari 16 ini, 13 makanannya aman dan tiga lagi akan diuji ulang di BPOM Padang," tambahnya.
"Kita berharap, semua produk yang ada di Padang Panjang bebas dari bahan-bahan berbahaya, seperti borak, formalin, rodamin dan lain sebagainya. Nanti, jika hasil uji makanan itu mengandung bahan berbahaya, akan kami minta pihak terkait di daerah untuk menindaklanjuti ke penjual," terangnya.
Sementara Kadis Kesehatan Padang Panjang, dr. Faizah menambahkan, pihaknya berharap makanan yang ada di Padang Panjang aman dari bahan berbahaya. Kepada masyarakat, diimbau agar cerdas dalam memilih makanan.
"Karena, makanan mengandung bahan berbahaya dari penampakan bisa dilihat. Kalau pangan aman, masyarakat akan lebih sehat," sebutnya. (*)
Pd. Panjang (Minangsatu) - Tim Terpadu Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pangan dan Polda Sumbar, Senin (3/4/2023) siang, lakukan pemeriksaan uji petik makanan dikawasan Pasar Kuliner Padang Panjang.
Kata Ahli Madya Balai Besar POM di Padang, Drs. Antoni Asdi, M.Farm, pengawasan ini rutin dilaksanakan, baik saat Ramadan maupun memasuki Idulfitri.
"Disini, kita memeriksa keamanan makanan dijual distributor Padang Panjang. Selain memeriksa izin edar, kami juga memeriksa layak atau tidaknya makanan tersebut untuk dikonsumsi," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memeriksa mutu produk takjil dijual masyarakat. Mereka mengambil 16 sampel akan di-screening dengan pengujian rapid test.
"Ada 16 sampel kami ambil dari pedagang Paskul dan Pasar Pusat Padang. Dari 16 ini, 13 makanannya aman dan tiga lagi akan diuji ulang di BPOM Padang," tambahnya.
"Kita berharap, semua produk yang ada di Padang Panjang bebas dari bahan-bahan berbahaya, seperti borak, formalin, rodamin dan lain sebagainya. Nanti, jika hasil uji makanan itu mengandung bahan berbahaya, akan kami minta pihak terkait di daerah untuk menindaklanjuti ke penjual," terangnya.
Sementara Kadis Kesehatan Padang Panjang, dr. Faizah menambahkan, pihaknya berharap makanan yang ada di Padang Panjang aman dari bahan berbahaya. Kepada masyarakat, diimbau agar cerdas dalam memilih makanan.
"Karena, makanan mengandung bahan berbahaya dari penampakan bisa dilihat. Kalau pangan aman, masyarakat akan lebih sehat," sebutnya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
EMPAT RUMAH DI SUNGAI ANDOK LUDES DILALAP SI JAGO MERAH, 24 WARGA DIUNGSIKAN
-
SABUT RAMADAN, WARGA DAN ASN PADANG PANJANG GELAR PAWAI OBOR
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN