HOME PERISTIWA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • Minggu, 29 Maret 2026

Tegas! KAHMI Lima Puluh Kota Belum Ambil Sikap Resmi Terkait Polemik Dugaan Video Asusila Kepala Daerah

Tegas! KAHMI Lima Puluh Kota Belum Ambil Sikap Resmi Terkait Polemik Dugaan Video Asusila Kepala Daerah

Limapuluh Kota (Minangsatu)
- KAHMI Kabupaten Limapuluh Kota angkat bicara terkait polemik dugaan video asusila yang menyeret nama kepala daerah. Namun, organisasi alumni HMI itu menegaskan belum mengambil sikap resmi dan memilih menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian.

Dalam siaran pers yang diterima minangsatu dari Presidium KAHMI Limapuluh Kota, mereka menyatakan hingga kini organisasi belum mengeluarkan pernyataan resmi karena masih menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perkara tersebut,” ujar Chairil Chan , Alfhia Parma dan Nuril Hidayati selaku Presidium KAHMI.

KAHMI juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan organisasi tersebut. Mereka menegaskan setiap sikap resmi KAHMI harus melalui mekanisme rapat dan keputusan bersama.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan KAHMI dan menyampaikan pendapat terkait persoalan ini, itu bukanlah sikap resmi organisasi,” tegas Presidium.

Sementara itu, Ketua Perwanaliko Limapuluh Kota yang juga Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Idris, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah di tengah mencuatnya isu tersebut.

Menurutnya, KAHMI tidak ingin terseret dalam arus yang justru dapat memperkeruh situasi yang selama ini sudah berjalan kondusif di Kabupaten Limapuluh Kota.

“KAHMI tidak pernah mau masuk ke dalam arus yang bisa memperkeruh suasana. Kita ingin kondisi daerah tetap kondusif demi keberlanjutan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menilai isu yang berkembang saat ini berpotensi dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk kepentingan tertentu. Karena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam dinamika yang tidak produktif.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi dan konsistensi dalam membangun daerah, bukan sibuk dengan berbagai isu yang justru memecah fokus pembangunan,” tambahnya.

Diketahui, polemik dugaan video asusila tersebut kini telah masuk ke ranah hukum dan tengah ditangani aparat kepolisian. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.


Wartawan : Fegi Andriska Putra
Editor : melatisan

Tag :Tegas! KAHMI, Lima Puluh Kota, Belum Ambil Sikap, Resmi, Terkait, Polemik. Dugaan Video Asusila, Kepala Daerah

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com