HOME POLITIK KABUPATEN PASAMAN
- Minggu, 21 Januari 2024
Tangkal Isu Negatif, Bawaslu Pasaman Tekankan Pentingnya Pencegahan Secara Kolaboratif
Lubuk Sikaping (Minangsatu) - Dalam upaya untuk mencegah muncul dan berkembangnya isu-isu negatif, diperlukan kolaborasi dari pihak terkait. Dampak dari berkembangnya isu negatif terkait Pemilu terutama di masa-masa kampanye akan mengganggu kredibilitas dan kualitas Pemilu.
Dalam hal ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman berupaya keras untuk mencegah muncul dan berkembangnya isu-isu negatif terkait Pemilu 2024 dengan selalu membangun sinergi dan kolaborasi.
H-23 Pemilu serentak 2024, Bawaslu Pasaman dalam hal tersebut, mewujudkannya dalam intens komunikasi dan melaksanaan rapat koordinasi bersama kelompok kerja pengawasan isu-isu negatif.
Pokja pengawasan isu-isu negatif berasal dari Kepolisian, Kejaksaan, Kodim 0305 Pasaman, Kesbangpol, Kominfo dan Media.
"Salah satu fokus utamanya adalah mencegah terjadinya penyebaran ujaran kebencian, isu SARA, dan berita palsu (hoax) yang muncul di tahapan kampanye Pemilu 2024," ungkap Lumban Tori, Ketua Bawaslu Pasaman, kepada Minangsatu, Minggu (21/1).
Senada dengan hal tersebut, Rini Juita selaku Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Pasaman menyampaikan, bahwa pencegahan merupakan langkah yang harus dibangun bersama melalui kolaborasi dan pengawasan yang optimal.
Rini Juita menegaskan, bahwa keberadaan kelompok kerja Pengawasan Isu-Isu negatif harus mengedepankan pencegahan dan kolaborasi bersama dengan berbagai pihak seperti Kesbangpol. Kominfo, Kepolisian, Kejaksaan, Kodim, hingga media untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan berkepastian hukum.
"Patroli pengawasan siber yang intensif merupakan bentuk optimalisasi pencegahan dan pengawasan dalam mencegah potensi isu-isu negatif, hoax, dan ujaran kebencian di media sosial" terang Rini.
Sebagai informasi, isu-isu negatif bisa berbahaya karena dapat mempengaruhi keputusan masyarakat dalam menentukan pilihan di gelaran Pemilu 2024. Isu-isu negatif tersebut berpotensi membuat masyarakat tidak bisa melihat latar belakang peserta pemilu dengan baik.
Implementasi tindakan pencegahan dan pengawasan akan sangat penting untuk menjamin bahwa setiap warga negara memiliki akses yang sama dan adil dalam proses pemilu, bebas dari pengaruh-pengaruh yang bisa merusak integritas pemilihan umum.
Untuk memantau media ataupun akun media sosial yang mana apabila dicurigai ada isu negatif atau hoax, Bawaslu Pasaman mengharapkan anggota Pokja dapat bersama-sama mengawasi. Selain itu, Bawaslu juga mengharapkan Ormas, atau kampus yang telah MoU dengan Bawaslu juga bisa menjadi perpanjangan tangan untuk memantau isu-isu negatif Pemilu 2024.
"Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil Bawaslu melalui pengawasan kampanye dan upaya pencegahan potensi kerawanan menjadi sangat fundamental dalam memastikan bahwa Pemilu 2024 dapat berjalan dengan adil, jujur, dan demokratis," pungkas Rini Juita.
Editor : melatisan
Tag :#Bawaslu Pasaman #Rapat Pokja
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
CICI WAHYUNI: PEREMPUAN PUNYA PERAN PENTING UNTUK KEMAJUAN PASAMAN
-
ANGGOTA DPRD PASAMAN YUNELDA ASRA, IMBAU PEREMPUAN UNTUK BERKARYA DAN BERDAYA
-
DPC PPP PASAMAN GELAR PENDIDIKAN POLITIK, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA DEMOKRASI PASCA MUKTAMAR KE-X
-
MUSDA KE VI PKS KABUPATEN PASAMAN, SERUKAN KEKOMPAKAN KOKOH BERSAMA UNTUK MAJUKAN PASAMAN
-
PERDANA DI SUMBAR, BAWASLU PASAMAN BERSAMA KI BERINOVASI UNTUK PENGUKUHAN DUTA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA