HOME KESEHATAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 31 Oktober 2018
Sumbar Peringkat 3 Pemakai Narkoba Dari Kalangan Anak Muda
PADANG (Minangsatu) - Kepala Divisi Tropik dan Infeksi Bagian Penyakit Dalam RSUP M. Jamil Padang, dr. Armen Ahmad, mengatakan, Sumbar tercatat sebagai peringkat ke 3 pemakai narkoba terbanyak di Indonesia. "Pengguna narkoba paling banyak berusia 15-24 tahun yang berasal dari kalangan ekonomi atas sampai bawah," ujar Armen.
Hal itu diungkapkan dr. Armen ketika menjadi narasumber, Orientasi Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat tahun 2018 di Aula Gubernur Sumbar, Rabu (31/10/2018).
Dikatakan, pemakaian narkoba akan berlanjut pada sex bebas. Akibat pemakaian narkoba, daya ingat dan konsentrasi juga merupakan dampak yang ditimbulkan. "Pemakaian narkoba, apalagi dalam jangka panjang, akan mempengaruhi sistem otak dan jaringan tubuh," ujarnya.
Berbicara tentang Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT), dr. Armen menyebut kasus LGBT ini sedang ramai dibicarakan di Sumbar. "LGBT sudah ada sejak kaum Nabi Luth AS, namun pada saat itu namanya biseksual," ujar Armen. Nama LGBT dipakai sejak tahun 1990. Sebelumnya merupakan komunitas Gay.
Penyakit yang ditimbulkan dari LGBT bisa berujung pada HIV. Penderita HIV paling banya berusia 20-30 tahun. "Dari tahun ke tahun penderita HIV terus meningkat. Penyebabnya mereka tidak langsung berobat," ujarnya.
Faktor pendorong pemakai narkoba dan LGBT hampir sama. Misalnya kurang harmonisnya hubungan keluarga, lingkungan yang rawan narkoba dan LGBT, tekanan kelompok sebaya, ingin tampil menonjol, dan menghilangkan rasa bosan dan stress.
"Narakoba dan LGBT bisa dicegah dengan ketahanan keluarga," tutup dr. Armen Ahmad.
Turut menghadiri orientasi tersebut, Ketua PKK Sumbar, Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno, Wakil Ketua PKK Sumbar, Ny. Wartawati Nasrul Abit, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Nasril Ahmad, dan 250 orang peserta PKK.
Ny. Nevi, mengatakan keberhasilan program PKK terletak dari adanya beberapa pelatihan. "Adanya orientasi diharapkan tim penggerak PKK dapat memperoleh informasi tentang banyak hal yang berkembang di masyarakat, termasuk perkembangan dana desa dan beberapa program yang akan diselenggarakan nantinya," ujar Nevi.
Disamping itu, orientasi juga bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi sesama anggota PKK Kecamatan dan Kabupaten/Kota se-Sumbar.
(Rel)
Editor :
Tag :#PKKSumbar#OrientasiKesehatan#ProgramDanaDesa#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
OPERASI PENYAKIT JANTUNG BAWAAN ANAK DI RS M JAMIL PADANG, DIPERKUAT DALAM TRANSFER ILMU DAN TEKNOLOGI OLEH PUSAT KESEHATAN KING SALMAN DAN RS HARAPAN KITA
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG GERAKAN DETEKSI DINI KANKER JADI PROGRAM BERSAMA
-
"BEDAH ROBOTIK JADI LOMPATAN BESAR LAYANAN KESEHATAN DI SUMBAR," UNGKAP GUBERNUR MAHYELDI, SAAT TINJAU RSU BUNDA PADANG
-
27-29 APRIL, IASMA 1 LANDBOUW BUKITTINGGI DAN AISYIYAH GELAR BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LELANGIT, GUBERNUR MAHYELDI : WUJUD KEPEDULIAN PADA MASYARAKAT
-
SYAMEL MUHAMMAD RESMI PIMPIN YKI SUMBAR, GUBERNUR MAHYELDI AJAK PERKUAT SINERGI PENANGGULANGAN KANKER
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG