- Sabtu, 21 Desember 2019
Seminar Nasional Ikatan Alumni MAP UGM; Zul Elfian: Pemangkasan Birokrasi Bukan Pekerjaan Semalam
Yogyakarta (Minangsatu) - Sistem yang dibangun sebagus apa pun apabila manusia nya tidak memiliki kompetensi dan integritas yang baik mustahil tujuan akan tercapai. Karena perampingan atau penataan birokrasi bukanlah sebuah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam satu malam. Akan tetapi butuh proses dan waktu panjang.
Demikian disampaikan Walikota Solok Zul Elfian sebagai pembicara dalam Seminar Nasional dan Temu Alumni 2019 Ikatan Alumni Magister Administrasi Publik Universitas Gajah Mada (MAP UGM) Yogyakarta di Gedung MAP UGM, Sabtu (21/12).
Seminar dengan thema "Pemangkasan Birokrasi Arah Kebijakan dan Antisipasi Dampaknya" selain Zul Elfian juga Pembicara diantaranya Ketua KASN Prof.Dr. Agus Pramusinto, MDA, Sekjed Kemenpan RB Dr. Dwi Wahyu Atmaji, MPA, Direktur Eksekuti KPPOD Dr Robert Endi Jaweng.
Seminar yang berlangsung dari 08.30-13.00 ini dipandu Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo,MPP sebagai Pengelola MAP Fisipol UGM.
Selanjutnya Zul Elfian menyebutkan pemangkasan birokrasi jika tidak dilakukan dengan benar-benar tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan “cultural Shock”.
"Untuk itu, dengan melalui proses yang matang diharapkan cultural shock yang dialami pegawai tidak berdampak buruk bagi pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Dihadapan peserta seminar nasional, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa kebijakan pemangkasan birokrasi tidak akan mencapai tujuannya apabila tidak diiringi dengan peningkatan kompetensi ASN.
Editor : sc.astra
Tag :#zul elfian #alumni map #seminar nasional
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PRABOWO SUBIANTO ROMBAK TOTAL BPJS KESEHATAN, PRIHATI PUJOWASKITO RESMI JADI DIRUT BARU
-
KAPOLRES KEPAHIANG TURUN KE DESA, PROGRAM “NGOPI TAWAR” JADI RUANG CURHAT WARGA
-
GUBERNUR BANTEN ANDRA SONI SAMBUT ROMBONGAN PWI SUMBAR DI RUMAH DINAS
-
MENKO AHY DORONG KEMENTERIAN PU SEGERA TINDAKLANJUTI PROGRAM ICP UNTUK BUKITTINGGI
-
DI HADAPAN PWI, AHMAD MUZANI: HATI SAYA MASIH WARTAWAN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN