HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 6 Juni 2020
Selenggarakan ORASI Secara Live Di Instagram Dan Zoom, BEM KM Unand Hadirkan Para Pakar
Padang (Minangsatu) - Menggunakan aplikasi Instagram dan Zoom secara live, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) selenggarakan obrolan santai intelektual (Orasi) pada Sabtu (6/6).
Menghadirkan dua orang pakar dari bidang epidemiologi dan ekonomi, topik yang dibicarakan secara virtual itu terkait kondisi Sumatera Barat dalam menghadapi New Normal (tatanan kehidupan baru).
Bayu Pamungkas, Menteri Kebijakan Daerah BEM KM Unand selaku moderator menyampaikan bahwa tujuan dari agenda ini ialah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran setiap individu akan situasi yang dihadapi dalam masa pandemi Covid-19.
Melalui pemaparannya, Defriman Djafri, S.K.M., M.K.M., P.hD. selaku pakar epidemiologi sekaligus Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand menyatakan bahwa perlu ada evaluasi dan bekal untuk ke depan. "Prinsip new normal itu ialah mengedepankan prinsip kesehatan masyarakat dengan secara bersama mempertimbangkan ekonomi, pendidikan, keagamaan, dan sosial."
Kemudian, penting dikaji dari segi epidemiologi dan kesehatan masyarakat. Meliputi epidemiologi, sistem kesehatan, surveilens kesehatan masyarakat, proporsi angka penyakit penyerta (komorbid) per masing-masing kabupaten/kota, dan status gizi masyarakat. "Sedangkan stunting juga menjadi masalah bagi kita", tambahnya.
Sehubungan dengan itu, Prof. Dr. H. Werry Darta Taifur, S.E., M.A. selaku pakar ekonomi menyampaikan bahwa permasalahan ekonomi pada tahun 2020 berasal dari goncangan dalam bidang kesehatan. "Kemudian, baru merembet ke sektor riil sekarang. Belum mengganggu sektor moneter. Kalau sempat mengganggu sektor moneter, kita akan lambat maju, lebih sulit mendapatkan pekerjaan, dan akan tetap tertinggal. Kerugian adalah kerugian bangsa bukan kerugian pemerintah", jelasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa disiplin dalam masa pandemi Covid-19 sangat menentukan. "Lihat negara lain, negara sosialis dapat mengatasi masalah ini dengan cepat sehingga dampaknya terhadap penyakit lain relatif rendah. Penyakit ekonominya rendah dan cepat bangkit."
Ditutup dengan sesi diskusi, agenda ini berjalan lancar.
Editor : sc.astra
Tag :#BEMKM #Unand #Orasi #NewNormal
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR PERKUAT PENGENDALIAN DISTRIBUSI HINGGA KE DAERAH, TEMPATKAN PERSONEL POLRI DAN TNI DI SETIAP SPBU
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN ANTREAN PANJANG KENDARAAN DI SPBU HARUS DITANGANI SECARA EFEKTIF DAN TERUKUR
-
KI SUMBAR LAUNCHING MONEV KIP 2026
-
TEBAR QURBAN PEMPROV SUMBAR MENINGKAT TAJAM, 140 SAPI DAN 33 KAMBING DISALURKAN KE BERBAGAI DAERAH
-
IINDEKS DEMOKRASI PROVINSI SUMBAR NAIK SIGNIFIKAN, TAHUN 2025 MASUK KATEGORI TINGGI SECARA NASIONAL
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA