HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Senin, 19 Maret 2018
Sanggar Mutiara Minang Kembali Juara Umum
Padang, (Minangsatu) - Sanggar Tari Mutiara Minang kembali merebut Trophy Bergilir Ibu Kapolda Sumbar setelah berhasil menjadi juara umum Lomba Tari Gebyar 11 Tahun LKP Sanggar Permata Hati yang berakhir Minggu malam (18/3-2018) di Museum Adityawarman Padang.
Lomba ditutup oleh tokoh masyarakat kota Padang H. Desri Ayunda, SE, MBA. Dalam sambutannya Desri mengaku senang melihat aktifitas berkesenian selalu menggelora di kota Padang. Otomatis pembinaan generasi muda akan senantiasa terus terlaksana.
“Di Komunitas Sanggar Seni Basamo (KOSSMO) kota Padang ini saja tergabung 13 sanggar tari di kota Padang. Jika setiap sanggar mengadakan satu kali iven saja setiap bulan, maka setiap bulan berlangsung proses pembinaan karena berkompetisi dan berlomba adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan anak didik,” ujarnya.
Pembukaan acara lomba yang juga didukung Kapolda Sumbar, PT. Semen Padang dan Bank Nagari itu ditandai dengan penyerahan trophy bergilir Ibu Ade Fakhrizal yang dilakukan oleh Desri Ayunda kepada Ibu Welly Nofi Sastera Ketua Sanggar Permata Hati sekaligus Ketua Panitia Lomba.
Keberhasilan Sanggar Tari Mutiara Minang mengulang suksesnya merebut gelar juara umum setelah mereka meraih tiga gelar juara satu, 3 gelar juara dua serta satu gelar juara 3 dari tujuh kelas lomba yang dipertandingkan. Gelar juara ini menurut Harlaku selaku Pelatih Sanggar Mutiara Minang merupakan gelar juara umum yang kesekian yang direbut anak-anak muridnya pada berbagai perlombaan di Padang.
"Kami berharap bisa menjadi pemilik tetap trophy bergilir Ibu Kapolda ini untuk selama-lamanya. Sebab sesuai ketentuan panitia, siapa yang tiga kali berturut-turut menjadi juara umum pada Gebyar HUT Permata Hati ini, maka ia berhak menjadi pemegang abadi trophy ini,” ujar cewek rancak yang lebih dikenal murid-muridnya dengan panggilan Tante Har.
Acara Gebyar 11 Tahun Sanggar Permata Hati ini merupakan lomba yang setiap tahunnya diadakan Sanggar yang beralamat di Simpang Gia Perupuk Tabing itu. Selain Sembilan kali lomba di tahun sebelumnya, dua kali lomba terakhir, trophy yang diperebutkan adalah dari Ibu Ade Fakhrizal, isteri Kapolda Sumbar.
Khusus tahun ini, selain lomba tari dan fashion show, juga diadakan dua lomba tambahan yakni lomba baju kuruang basiba serta lomba mewarnai untuk tingkat Taman Kanak-kanan dan Sekolah Dasar.
(nonos/batuah)
Editor :
Tag :#gebyar_kesenian_minang#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
M. DIEN DITETAPKAN AKLAMASI JADI KETUA PII SUMBAR, NANUK: INSINYUR SANGAT STRATEGIS MERANCANG SOLUSI PEMBANGUNAN
-
FIRDAUS ABIE – ZHILAN ZHALILA BERBAGI DI SEKOLAH TERDAMPAK BENCANA
-
7 BAHAN BAKU RAHASIA PEMBUAT SEMEN, NOMOR 6 BIKIN LEBIH KUAT DAN TAHAN LAMA
-
APRESIASI GOTO UNTUK MITRA TERBAIK: BPJS GRATIS, VOUCHER LISTRIK HINGGA PELUANG ORDER TAMBAHAN
-
COACH MATIAS IBO DI BULAN K3 SEMEN PADANG: LATIHAN FISIK TAK HARUS BERAT, TAPI HARUS KONSISTEN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN