HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 30 Agustus 2019
Sambut Tahun Baru Hijriah, MAAM Gelar Berbagai Kegiatan
Bukittinggi (Minangsatu) - Mahkamah Adat Alam Minangkabau atau yang disingkat dengan MAAM, berencana akan menggelar Diskusi Terpumpun Duduak Baropok Aplikasi Hukum Adat Minangkabau, Minggu (1/9), di Istana Bung Hatta Bukittinggi. Diskusi tersebut merupakan rangkaian acara dalam rangka menyambut dan memeriahkan datangya Tahun Baru Hijriah 1441 H.
Menurut Keterangan Ketua Panitia Pelaksana TE Rajo Bujang didampingi Ramdalel Bagindo Ibrahim dan Indra Dodi Rajo Labieh, rangkaian acara yang akan digelar oleh MAAM sudah memperoleh rekomendasi pelaksanaan kegiatan dan izin keramaian dari Polresta Bukittinggi dan Polda Sumbar.
Adapun rangkaian acara yang akan digelar adalah Pawai Muharam, Tausyiah, Duduak Baropok dan Raker MAAM. Untuk pawai direncanakan start di Lapangan Kantin dan finish di pelataran Istana Bung Hatta dan diikuti oleh para pemangku adat Minangkabau, majlis taklim, santri, Siswa Aliyah dan SMA Negeri, IPHI, Kemenag, MUI, sasaran silek tradisi dan paguyuban etnis. Sedangkan untuk tausyiah akan disampaikan oleh Syech Tengku Mhd. Arby Al Manany Faqih Batuah, pembina pesantren Abdul Aziz Koto Hilalang, Kabupaten Solok.
Adapun tentang diskusi atau duduak baropok, kata TE Rajo Bujang, bertujuan untuk mencari peluang penerapan Hukum Adat Minangkabau (HAMk) sesuai regulasi dan perundang-undangan yang ada. "Sepanjang ada peluang sesuai aturan perundang-undangan, bukan tidak mungkin bisa diterapkan hukum adat tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Imam MAAM Tengku Irwansyah Dt Katumangguangan mengatakan, Duduak baropok adalah salah satu manifesatsi berpadunya adat dan syarak di minangkabau. "Duduak baropok dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1441 H adalah pertemuan adat dan agama.Ini wujud Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," katanya.
"Nantinya duduak baropok, akan dikemas seperti talkshow yang akan dipandu oleh Pemred Singgalang Khairul Jasmi. Sebagai keynote speaker pada duduak baropok itu adalah Irjen Pol (Purnawirawan) Marwan Paris Dt Maruhun Saripado dan akan dihadiri sejumlah akademisi dari Unand, dan Unes Padang, IAIN dan UNSB Bukittinggi, praktisi hukum dan sejumlah pejabat kepolisian," ujar Ramdalel Bagindo Ibrahim, tokoh muda Bukittinggi.
Mahkamah Adat Alam Minangkabau (MAAM), adalah sebuah organisasi masyarakat (Ormas) yang terdaftar di Kemenkumham RI dan bergerak di bidang pelestarian dan pewarisan Adat Minangkabau. Berbagai tokoh masyarakat, adat, dan agama berkumpul bersama di sini membahas kemaslahatan masyarakat Minangkabau melalui penguatan aturan-aturan yang ada di dalamnya. MAAM pun memperoleh banyak dukungan dari pemuka adat, diantaranya sesepuh Kurai Bukittinggi Angku Nan Sati (H. Buyuang), Pucuak Bulek Kurai Inyiak Sati dan Inyiak Yang Dipituan.
Editor : melatisan
Tag :#tahun baru hijriah
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI IMBAU MASYARAKAT TETAP BIJAK DAN TIDAK PANIK TERHADAP ISU KENAIKAN HARGA BBM
-
SHELL KILN NAROGONG 2 DILEPAS, BUKTI TRANSFORMASI BESAR PT SEMEN PADANG DILUAR BISNIS SEMEN
-
JAJAKI PENGGUNAAN SEPABLOCK UNTUK KONSTRUKSI, DIREKTUR HUTAMA KARYA BERTANDANG KE SEMEN PADANG
-
GUBERNUR MAHYELDI LEPAS PESERTA PROGRAM BALIK GRATIS KEMBALI KE JAKARTA
-
SISTEM ONE WAY JALUR PADANG BUKITTINGGI MULAI BERLAKU, PENGENDARA DIMINTA PATUH
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK