HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Jumat, 19 Oktober 2018
SAATNYA HARAU MENDUNIA, JALAN DIPERLEBAR
LIMAPULUH KOTA (Minangsatu)-- Untuk mendukung terwujudnya "Harau Mendunia", jalan menuju lokasi objek wisata kebanggaan Kabupaten Limapuluh Kota itu diperlebar menjadi tujuh meter, dari sebelumnya 3,5 meter.
Ruas jalan yang di perlebar tersebut mulai dari gerbang Harau di Kota Sarilamak sampai pertigaan yang menghubungkan Sarasa Aka Barayun dan Sarasa Bunta sejauh 5,3 km, dengan anggaran dana lebih kurang Rp. 14,3 miliar. Sedangkan lebar jalan yang di kerjakan oleh PT. Pebana Adi Sarana tersebut yang awalnya 3.5 meter menjadi tujuh meter, dan untuk sekarang pengerjaannya sudah berlangsung ke tahap pengaspalan.
Sementara sejak Rabu (17/10) PT. Statika Mitrasarana juga sedang mengerjakan proyek pengaspalan ruas jalan dari Sarasa Bunta menuju arah Ketinggian dengan anggaran Rp. 7.1 miliar, dan di targetkan selesai sebelum Desember 2018.
Dengan sudah mulai di kerjakannya proyek jalan objek wisata Lembah Harau tersebut, tentu kata-kata Bupati Irfendi Arbi yang ingin objek wisata andalan Limapuluh Kota dan Sumatera Barat ini mendunia akan terwujud.
“Tentu dengan diperlebarnya jalan kesini, akan membuat wisatawan meningkat, dan tentu pendapatan ekonomi kami akan meningkat juga, Insya Allah,” kata salah seorang warga yang tinggal di Kecamatan Harau.
Reporter: Fegi Andriska Putra
Editor: Taufik Effendi
Editor :
Tag :#limapuluh kota#pelebaran jalan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR DAN PEMKAB LIMA PULUH KOTA SINKRONKAN ARAH PEMBANGUNAN 2026
-
GUBERNUR MAHYELDI APRESIASI PELAKSANAAN TMMD KE-124 KODIM 0306/50 KOTA
-
PROGRES PENGERJAAN JALAN NAGARI GALUGUA CAPAI 100 PERSEN
-
BUPATI LIMAPULUH KOTA, SAFARUDDIN DT. BANDARO RAJO MELAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN JEMBATAN LUBUAK NAGO, PANGKALAN,
-
BUPATI SAFARUDDIN RESMIKAN JALAN USAHA TANI NAGARI GUGUAK VIII KOTO
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG