HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN SOLOK SELATAN

  • Selasa, 14 Juli 2020

Reses Anggota DPRD Solsel Ke Jorong Tandai

Jalan ke Jorong Tandai, Solsel
Jalan ke Jorong Tandai, Solsel

Padang Aro (Minangsatu) - Jorong Tandai hanya berjarak 15 km dari pusat Ibu Kota, namun perhatian kepada nagari pemekaran ini sangat kurang.

Hal ini disampaikan oleh ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Lubuk Gadang Tenggara Sainul Abidin di hadapan ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, dan anggota DPRD Dede Pasarela saat reses ke daerah pelosok Jorong Tandai Bukik Bulek, Selasa (14/7).

Syahril Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara mengungkapkan, Masyarakat Nagari Lubuk Gadang Tenggara sangat bangga dengan kedatangan pimpinan DPRD kedaerah yang masih tertinggal ini, dan dalam sejarah baru kali ini plat merah mengunjungi daerah terisolir ini.

Daerah ini termasuk dikawasan Ibu Kota Padang Aro, namun masyarakat masih merasa jauh dari Ibu Kota, apalagi menikmati enaknya kue kue dari Ibu Kota.

Sementara itu, anggota DPRD Solsel Dede Pasarela dalam sambutanya mengatakan, Nagari Lubuk Gadang Tenggara sudah memiliki nagari sendiri dan itu sudah di Ranperdakan oleh Pemerintah bersama DPRD.

Dengan telah disahkanya Ranperda tersebut, sehingga Nagari LubukGadang Tenggara sudah memiliki hak sama dengan nagari lainya  bisa mendapatkan pembangunan dan dana DD. Dan tidak lagi berbagi dengan nagari induk.

Dede Pasarela anggota DPRD Solsel dapil 1 menjelaskan, selama ini kami terkendala dengan lahan yang masih berstatus hutan lindung TNKS, sementara anggaran untuk membangun nagari sudah ada namun izin belum bisa keluar, sehingga pembangunan jalan selalu terkendala.

Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda, mengungkapkan pihak DPRD bulan oktober 2019 sudah menemui dirjen kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) di jakarta, setelah ditelusuri ke tingkat pusat dalam waktu yang telatif singkat itu, pihak KLHK langsung menyetujui permintaan kita untuk menurunkan status kawasan hutan ini.

Saya juga menyadari daerah ini memang masih status tertinggal, omong kosong ada yang mengatakan Solok Selatan ini tidak ada daerah pinggiran dan terisolir, ini buktinya jorong Tandai Bukik Bulek jauh dari kenyataan, dan inilah tugas kami bagaimana daerah ini bisa setara dengan daerah lainnya, makanya pada hari ini kami jemput aspirasi masyarakat.

Dimana mana sudah tersedia jaringan sinyal telkomsel, saat pandemi ini semua butuh sinyal Hp, kebutuhan pedidikan harus dengan daring, lalu untuk anak anak di Jorong Tandai ini mau apa, zaman sekarang jika tidak ada pendidikan bagai mana masa depan anak dan cucu kita

Reses selama 6 hari ini kami lakukan dan memilih Jorong Tandai Bukik Bulek ini, dengan tujuan akan menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi selama ini, menjemput aspirasi dan melihat segala prioritas.

"Semua aspirasi masyarakat Nagari Lubuk Gadang Tenggara ini akan kami sampaikan dan dibahas melalui pembahasan di DPRD, pada intinya semua usulan tidak akan tinggal ditengah jalan, sekarang ada dana padat karya, pergunakanlah kesempatan tersebut," ajak Zigo.


Wartawan : Medriadi
Editor : sc.astra

Tag :#ResesDPRDSolsel #JorongTandai

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com