HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN SOLOK SELATAN

  • Selasa, 10 Maret 2026

Jembatan Resmi Berdiri, Mobilitas Warga Kapau Alam Pauh Duo Dan Luak Kapau Kini Lebih Mudah

Solok Selatan, (Minangsatu) — Harapan baru bagi masyarakat di wilayah perdesaan kembali terwujud melalui pembangunan infrastruktur yang mempermudah akses dan aktivitas warga. Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan dua nagari di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi difungsikan sebagai bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto.

Peresmian jembatan tersebut dilakukan secara daring oleh Presiden pada Senin, 10 Maret 2026, bersamaan dengan peresmian sejumlah jembatan lainnya yang dibangun oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di berbagai daerah sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan.

Jembatan gantung yang terletak di Pauh Duo ini memiliki panjang sekitar 45 meter dan menjadi penghubung penting antara Nagari Kapau Alam Pauh Duo dengan Nagari Luak Kapau. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan peresmian di lokasi, hadir Komandan Kodim Solok Selatan, Letkol Inf Sugeng Riadi, bersama Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

Wakil Bupati H. Yulian Efi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI atas kontribusinya dalam membantu pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Apresiasi dan terima kasih kami kepada TNI. Dengan dibangunnya jembatan ini, akses masyarakat Nagari Luak Kapau dan Nagari Kapau Alam Pauh Duo menjadi lebih mudah. Kita semua berharap jembatan ini dapat dijaga bersama dan benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempersingkat jarak tempuh antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata hingga ke pelosok nagari.

Kehadiran jembatan ini juga disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga Nagari Luak Kapau, Andri (42), mengungkapkan bahwa sebelumnya warga harus memutar cukup jauh atau menyeberang dengan cara yang kurang aman untuk menuju nagari tetangga.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan. Kami sebagai masyarakat sangat terbantu, terutama untuk pergi ke kebun, ke pasar, atau anak-anak yang sekolah. Akses jadi lebih cepat dan aman,” ungkapnya.

Ia berharap jembatan tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Kini, jembatan gantung Pauh Duo tidak sekadar menjadi penghubung dua nagari, tetapi juga menjadi penghubung harapan bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses yang lebih aman, cepat, dan layak untuk menunjang kehidupan sehari-hari.(*)


Wartawan : Vino / Solsel
Editor : Benk123

Tag :#solokselatan

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com